Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wisatawan Asal Depok Tewas Akibat Tenggelam saat Berenang di Pantai Sunset Sukabumi

📅 Minggu, 09 Jun 2024, 06:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wisatawan Asal Depok Tewas Akibat Tenggelam saat Berenang di Pantai Sunset Sukabumi Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Jasad wisatawan asal Kota Depok korban tenggelam di Pantai Sunset, Desa/Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Sabtu (8/6/2024).

Sukabumi - Wisatawan asal Kota Depok, Jawa Barat berinisial JB (30) meninggal dunia akibat tenggelam saat berenang bersama rekannya di Pantai Sunset, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu.

"Jasad korban yang bertempat tinggal di Jalan KH Busman, RT 05/04, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji ini ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian di pantai yang berada di Desa/Kecamatan Cisolok," kata Kasat Polairud Polres Sukabumi AKP Tenda Sukendar di Sukabumi, Sabtu.

Informasi yang dihimpun dari personel Satpolairud Polres Sukabumi, sebelum kejadian atau sekitar pukul 15.45 WIB korban berenang bersama seorang rekannya di Pantai Sunset.

Melihat ada yang sedang berenang salah seorang pemilik vila dan warga yang berada di sekitar pantai itu mencoba memperingatkan keduanya agar tidak berenang karena saat itu air laut pasang dan ombak sedang tinggi.

Namun sayangnya peringatan tersebut tidak diindahkan oleh dua wisatawan asal Depok itu, akhirnya tidak berselang lama warga melihat kedua wisatawan ini sudah berada di tengah laut.

Pemilik vila yang melihat kondisi korban dan rekannya terus menerus dihantam ombak dan tubuhnya terseret arus laut langsung mengambil papan seluncur (surfing) bersama petugas Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi memberikan pertolongan.

Keduanya pun berhasil dievakuasi ke darat dan langsung dilarikan ke Puskesmas Cisolok, namun nahas salah satu wisatawan dinyatakan meninggal dunia, diduga akibat tenggelam dan banyak menenggak air laut.

"Korban dan rekannya sudah diperingatkan agar jangan berenang karena laut sedang pasang ditambah ombak tinggi dan arus deras, namun sayangnya peringatan itu tidak digubris," tambahnya.

Tenda mengatakan setelah dinyatakan meninggal dunia jasad korban di bawa ke RSUD Palabuhanratu untuk dilakukan visum dan hasilnya korban dipastikan meninggal dunia karena kecelakaan laut. Jasadnya hingga saat ini masih berada di rumah sakit menunggu pihak keluarga korban menjemput.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.