Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

WHO Serukan Akses yang Adil ke Layanan Kesehatan pada Hari Kesehatan Dunia

📅 Senin, 08 Apr 2024, 13:52 WIB | Oleh:
WHO Serukan Akses yang Adil ke Layanan Kesehatan pada Hari Kesehatan Dunia Doc: WHO
Ket. WHO memperingatkan hak jutaan orang di seluruh dunia atas kesehatan semakin terancam.

JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan, hak jutaan orang di seluruh dunia atas kesehatan semakin terancam. Seruan tersebut disuarakan pada Hari Kesehatan Dunia yang jatuh pada 7 April 2024.

Mengutip CGTN, meski kesehatan diakui sebagai hak asasi manusia yang mendasar dalam konstitusi 140 negara, Dewan Ekonomi Kesehatan Untuk Semua WHO menemukan bahwa negara-negara gagal memberlakukan dan menerapkan undang-undang yang dapat memastikan rakyat mereka mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan, menunjukkan fakta bahwa layanan kesehatan penting tidak sepenuhnya tersedia bagi lebih dari 4,5 miliar orang pada tahun 2021, yang mencakup lebih dari 50 persen populasi global.

Dengan tema kampanye tahun ini "Kesehatan Saya, Hak Saya", WHO menyerukan untuk menjaga "hak setiap orang, di mana pun, untuk memiliki akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan dan informasi yang berkualitas, serta air minum yang aman, udara bersih, nutrisi yang baik, perumahan berkualitas, kondisi kerja dan lingkungan yang layak, dan bebas dari diskriminasi."

WHO menyarankan agar pemerintah negara-negara di dunia menerapkan hak atas kesehatan di semua sektor melalui undang-undang, yang mencakup bidang-bidang seperti keuangan, pertanian, lingkungan hidup, keadilan, transportasi, ketenagakerjaan dan urusan sosial, dengan undang-undang dan peraturan mengenai isu-isu spesifik, seperti pajak tembakau, gula dan alkohol, mengurangi jumlah antimikroba dalam sistem pertanian pangan sebesar 30-50 persen pada tahun 2030, menghilangkan subsidi bahan bakar fosil, dan memastikan akses terhadap perlindungan sosial.

Laporan ini juga menekankan perlunya investasi di bidang kesehatan sebagai "keuntungan", dengan menyatakan bahwa pendanaan tahunan tambahan sebesar 200-328 miliar dollar AS per tahun, atau sekitar 3,3 persen dari perkiraan PDB nasional, diperlukan secara global untuk meningkatkan layanan kesehatan primer di masyarakat -negara berpendapatan menengah dan rendah.

Organisasi ini juga mendorong masyarakat umum untuk terlibat dalam pengambilan keputusan di bidang kesehatan dan mendesak untuk menjaga hak atas kesehatan dalam perang dan konflik.

Didirikan pada tahun 1948, Hari Kesehatan Sedunia menumbuhkan kesadaran akan masalah kesehatan penting yang berkaitan dengan populasi global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.