Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Bali di Turki Paling Banyak Bekerja Sebagai Terapis di Spa

📅 Kamis, 09 Feb 2023, 15:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Bali di Turki Paling Banyak Bekerja Sebagai Terapis di Spa Doc: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
Ket. Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali Ida Bagus Setiawan saat diwawancara soal kondisi pekerja migran Bali di Turki, Denpasar, Kamis (9/2/2023).

DENPASAR - Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali Ida Bagus Setiawan mengatakan dari 1.375 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Bali di Turki, terbanyak berasal dari Kabupaten Buleleng.

"Paling banyak dari Buleleng 401 orang PMI, bekerja paling banyak di sektor spa sebagai terapis," kata Setiawan di Denpasar, Kamis (9/2).

Adapun rincian pekerja migran Bali lainnya yang ditempatkan di Turki sejak 2022 lalu adalah 84 orang dari Badung, 119 orang dari Bangli, 67 orang dari Denpasar, 193 orang Gianyar, 59 orang Klungkung, dan 103 orang dari Tabanan.

Setiawan menyampaikan bahwa hingga saat ini seluruh PMI asal kabupaten/kota di Bali aman dari gempa Turki, pun juga belum ada keluhan dari keluarga pekerja migran tersebut.

Disnaker Bali dan jajarannya bersama BP3MI diketahui memiliki grup reaksi cepat sebagai wadah pembaharuan informasi terkait kondisi PMI usai gempa Turki, di mana apabila terdapat informasi maka pihaknya akan menyalurkan langsung ke keluarga pekerja di Pulau Dewata.

"Sementara di grup belum ada katakanlah keluhan atau kesulitan, karena di sana KBRI kan punya call center juga, artinya sedang berproses. Tapi, apabila ada update pasti akan segera ditindaklanjuti BP3MI, kami di provinsi, kabupaten/kota," ujarnya.

Selama ini, kata dia, pekerja migran Bali yang berada di Turki umumnya berada di daerah Izmir, Antalya, Bodrum, dan Ankara, sehingga jauh dari pusat gempa bumi.

Untuk pekerjaan, umumnya PMI Bali bekerja sebagai terapis, lantaran keunggulan tenaga kerja asal Bali diakui bagus di Turki, terbukti jumlahnya hampir 10 persen dari 12.877 orang pekerja yang berangkat ke luar negeri tahun 2022.

"Pemerintah Turki sangat antusias dengan tenaga spa terapis di Bali. Mungkin sopan santunnya yang telah dikenal, ini jadi daya tarik pertama di penempatan PMI, khususnya Turki," jelas Kepala Disnaker Bali.

Setelah adanya bencana gempa di Turki, Disnaker Bali mengaku masih akan memantau kabar terkini dari KBRI, apalagi para pekerja migran di sana diketahui masih memiliki kontrak kerja masing-masing.

Sementara, untuk tahun ini belum ada jadwal keberangkatan pekerja migran Bali ke Turki, apalagi dengan adanya bencana alam maka dinilai akan mempengaruhi minat calon PMI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.