Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wapres Gibran akan Meninjau Penanganan Kapal Tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 09:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Gibran akan Meninjau Penanganan Kapal Tenggelam  KMP Tunu Pratama Jaya Doc: Pemkot Denpasar
Ket. Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Gubernur Bali I Wayan Koster saat mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVII, di Taman Budaya Art Center, Jumat (4/7/2025).

BANYUWANGI - Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan meninjau langsung penanganan tragedi kapal tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya di Posko Operasi SAR dan Potensi SAR Gabungan di Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Minggu (6/7).

Aparat keamanan baik dari TNI maupun Kepolisian tampak melakukan sterilisasi menyeluruh di berbagai lokasi strategis di area ASDP Cabang Ketapang, mulai ruang tunggu dan beberapa titik penting lainnya untuk keamanan dan kelancaran kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran.

Gibran akan meninjau Pokso Operasi SAR dan Potensi SAR Gabungan yang ada di kawasan pelabuhan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, untuk memastikan penanganan peristiwa kapal tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, yang terjadi pada Rabu (2/7) malam lalu.

Selain meninjau Posko Operasi SAR, Wakil Presiden Gibran Rakabuming juga akan menemui para keluarga korban kapal tenggelam yang hingga saat ini masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Pada Sabtu (5/7) kemarin, Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan melaporkan telah menemukan objek di dasar laut kedalaman 40-60 meter diduga bangkai KMP Tunu Pratama Jaya.

Namun demikian, tim SAR masih perlu melakukan verifikasi ulang dengan beberapa tahapan lagi menggunakan alat pendeteksi benda bawah laut yakni remot operation vehicle atau ROV dan alat sonar atau sound navigation and ranging yang ada di KRI Pulau Fanildo.

KMP Tunu Pratama Jaya yang mengangkut 53 penumpang dan 12 ABK/kru serta 22 unit kendaraan tenggelam di Selat Bali pada Rabu (2/7) malam sekitar pukul 23.35 WIB.

Sampai saat ini, jumlah korban ditemukan selamat 30 orang, enam orang ditemukan meninggal, dan 29 orang korban lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.