Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wapres Dukung Pelibatan Kiai Kampung sebagai Jembatan Komunikasi Umat dan Pemerintah

📅 Selasa, 09 Jan 2024, 12:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Dukung Pelibatan Kiai Kampung sebagai Jembatan Komunikasi Umat dan Pemerintah Doc: wapresri.go.id
Ket. Wapres RI Ma'ruf Amin saat menerima audiensi Pengurus Mujadalah Kiai Kampung di Kediaman Resmi Wapres Jakarta, Senin (8/1).

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin mendukung terbentuknya forum Mujadalah Kiai Kampung sebagai wadah aspirasi para kiai atau ulama dalam menyuarakan suara masyarakat di desa-desa.

Sebab menurut Wapres, berbagai masalah yang dihadapi masyarakat, seperti kemiskinan, ketimpangan ekonomi, dan rendahnya tingkat pendidikan, memiliki korelasi erat dengan urusan syariat Islam dan kenegaraan.

"Menurut fiqih, masalah yang dihadapi masyarakat itu fardhu kifayah [kewajiban kolektif], dimana di antara fardhu kifayah itu, yaitu menghilangkan "dharar" (bahaya) atau permasalahan yang dihadapi umat manusia yang memiliki kehormatan, baik untuk muslim maupun non muslim," terang Wapres saat menerima audiensi Pengurus Mujadalah Kiai Kampung di Kediaman Resmi Wapres Jakarta, Senin (8/1).

Karena itu menurut Wapres, tepat apabila para kiai kampung turut menjadi jembatan komunikasi masyarakat dengan pemerintah. Karena berbagai masalah yang dihadapi masyarakat secara umum merupakan tanggung jawab pemerintah.

"Orang miskin, orang terlantar, dan sebagainya ini memang menjadi tanggungjawab negara," tegasnya.

Pada kesempatan itu. Wapres mengharapkan forum Mujadalah Kiai Kampung terus menyuarakan gerakan keberpihakan dalam rangka membangun masyarakat kecil.

Wapres mencontohkan, pemerintah tengah gencar menggalakkan program pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi kemiskinan. Termasuk melalui pengembangan UMKM, hilirisasi produk pangan, penumbuhan para off taker (pemasok) produk pertanian, pemanfaatan lahan-lahan tidur, serta pelibatan pondok-pondok pesantren.

"Hal ini memang harus didukung dengan ide-ide dan ada gerakan [seperti dari Mujadalah Kiai Kampung] sehingga nanti pemerintahan-pemerintahan berikutnya juga terus ada keberpihakan yang lebih besar kepada masyarakat kecil," ujarnya.

Seusai pertemuan, Juru Bicara (Jubir) Wapres Masduki Baidlowi menyampaikan bahwa selain berdiskusi, para pimpinan Mujadalah Kiai Kampung tersebut juga mengundang Wapres untuk menghadiri acara Mujadalah Kiai Kampung selanjutnya di Malang.

"Karena Wapres kan mempunyai kepedulian dengan masalah stunting, kemiskinan, sehingga mungkin bisa menjadi tema menarik untuk didiskusikan di situ dan diambil langkah-langkah konkrit, tidak hanya sekedar diskusi tentunya," kata Jubir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.