Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Masalahkan Jumlah Kementerian, Wapres Ma'ruf: Yang Penting Koordinasi

📅 Jumat, 18 Okt 2024, 09:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Masalahkan Jumlah Kementerian, Wapres Ma'ruf: Yang Penting Koordinasi Doc: ANTARA/Benardy Ferdiansyah
Ket. Wapres Ma'ruf Amin didamping Stafsus Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi saat menyampaikan pernyataan pers di Istana Wapres, Jakarta 17 Oktober 2024.

JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada Kamis (17/10)menyoroti pentingnya koordinasi di dalam Kabinet untuk memastikan pemerintah dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Pernyataan itu disampaikannya menanggapi banyaknya kementerian yang direncanakan dalam pemerintahan baru yang dipimpin Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka.

"Saya kira pembagian tugas di masing-masing kementerian tidak ada masalah. Yang penting koordinasi," kata Wapres saat memberikan keterangan pers seusai rapat terbatas dengan jajaran di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (17/10).

Ia kemudian menekankan pentingnya peran kementerian koordinator dalam mengatur hubungan antarkementerian yang menjadi kewenangannya agar pengaturan tersebut berjalan efektif.

"Kementerian atau menteri koordinator perlu berkoordinasi dengan baik agar kementerian tersebut dapat menjalankan fungsinya secara efektif, dan koordinasi ini harus terlaksana dengan baik," jelasnya.

Oleh karena itu, ia meyakini banyaknya jumlah kementerian tidak akan menjadi masalah sepanjang koordinasi antar kementerian berjalan baik.

"Saya kira jumlah kementerian tidak menjadi masalah asalkan koordinasi antar kementerian berjalan baik," imbuhnya.

Awal pekan ini, Presiden Prabowo Subianto mengundang 49 tokoh yang digadang-gadang menjadi calon menteri ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada hari Senin.

Mereka dikabarkan dipanggil untuk ditugaskan di sejumlah kementerian. Tokoh tersebut terdiri dari politisi, akademisi, dan menteri di pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Pada hari Selasa, sekitar 59 tokoh yang dijagokan untuk menduduki jabatan wakil menteri dan kepala lembaga diundang untuk bertemu dengan Prabowo di kediamannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.