Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wanita yang 'Dikubur' Bertumpuk Diduga Menagih Utang

📅 Kamis, 02 Mar 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wanita yang 'Dikubur' Bertumpuk Diduga Menagih Utang Doc: ANTARA/Syaiful Hakim
Ket. Pemakaman jenazah wanita, korban pembunuhan yang dicor semen di Bekasi, Yusi Purwati (48) diwarnai tangis keluarga ketika jenazah masuk ke dalam liang lahat di Taman Pemakaman Umum (TPU) Malaka, Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (1/3).

BEKASI - Salah satu dari dua jenazah wanita yang merupakan korban pembunuhan dan "dikubur" bertumpuk di bawah tangga sebuah rumah dengan dicor semen, Yusi Purawati (48), akhirnya dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Malaka, Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (1/3) pagi.

Sementara itu, petugas keamanan setempat, RT 02 RW 22 bernama Adi (54) menduga ini masalah utang piutang. Menurutnya, dua wanita diduga ingin menagih utang. Tapi mungkin terjadi cekcok. "Warga juga mendengar kegaduhan," katanya. Warga juga sempat merasa aneh, karena Minggu Sore, P, membeli pasir dan semen satu sak.

Jenazah Yusidimakamkan satu liang lahat dengan almarhum ayah kandungnya, Sunadi bin Wiryo. Sebelum dimakamkan, keluarga dan rekan korban tidak dapat menahan tangis selama proses pemakaman hingga selesai. Keluarga kemudian menaburkan bunga dan berdoa di atas makam korban pembunuhan oleh pelaku berinisial P.

Suami almarhumah Yusi, Heriyanto, hanya bisa termenung. Herimengucurkan air mata. Dia juga tidak menyangka istrinya menjadi korban pembunuhan di kontrakan Kavling Nusantara, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Jasad Yusi ditemukan tewas bersama temannya, Heni Purwaningsih, dalam keadaan dikubur lalu dicor di bawah tangga kontrakan yang dihuni pelaku berinisial P. Heriyanto mengatakan terakhir kali bertemu istrinya ketika korban pamit untuk mengikuti pengajian bersama Heni di kawasan Kota Baru, Bekasi Kota, Minggu (26/2).

Sebelumnya, ditemukan dua mayat perempuan berinisial HP (47) dan YP (48) di Jalan Nusantara RT 11/RW 22, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, dalam keadaan dicor, pada Senin (27/2). Selain mayat dua perempuan, polisi juga menemukan seorang lelaki berinisial P yang diduga pengontrak rumah dengan kondisi luka di bagian tangan.

Polres Bekasi menjelaskan penemuan kedua mayat tersebut berawal dari laporan suami dari salah satu korban. Kemudian dari laporan tersebut, polisi akhirnya mencari keberadaan istrinya dengan melacak melalui telepon seluler (ponsel) korban dan menemukan titik lokasi di sekitar kontrakan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.