Wamenperin Sebut Stok Plastik RI Aman
📅 Jumat, 24 Apr 2026, 18:15 WIB | Oleh: Ilham SudrajatBOGOR - Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menerima masukan industri plastik nasional. Masukan itu diterima saat melakukan kunjungan ke PT Argha Karya Prima Industry (AKPI) Tbk di Citeureup, Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/4).
Dalam kunjungan tersebut, pelaku industri menepis isu kelangkaan bahan baku plastik. Mereka memastikan pasokan masih aman meski konflik global terjadi.
Director PT AKPI, Jimmy Tjahjanto, mengatakan sempat mengalami gangguan pasokan. Gangguan berasal dari pemasok kawasan Timur Tengah pada awal konflik.
“Kita sempat kehilangan pasokan dari Saudi, namun segera beralih ke sumber lain. Kami punya suplai dari Asean, Tiongkok, dan Russia sehingga tetap normal,” ujar dia
Meski demikian, lanjut dia, produksi industri tetap berjalan normal hingga saat ini. Namun tekanan utama justru berasal dari kenaikan harga bahan baku global.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Harga bahan baku meningkat tajam hingga hampir dua kali lipat. Meski begitu, kami tetap memasok kebutuhan pelanggan domestik,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Biaxially Oriented Films Indonesia, Santoso Samudra Tan, menyebut persepsi kelangkaan berlebihan. Kondisi itu dipicu gangguan awal pasokan dan respons pasar.
“Dampak terbesar dirasakan pada kenaikan biaya produksi, bukan kelangkaan bahan baku. Ketersediaan masih aman dan produksi tetap berjalan lancar,” ujar dia
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengingatkan agar kebijakan tidak merugikan industri hilir dalam negeri. Impor produk jadi dinilai berpotensi melemahkan sektor industri nasional.
Menanggapi hal tersebut, Wamenperin Riza memastikan pemerintah telah memperoleh gambaran kondisi lapangan. Ketersediaan bahan baku plastik dinilai masih sangat memadai.
“Bahan baku plastik tersedia sangat memadai di dalam negeri saat ini. Karena itu, pelaku industri tidak perlu merasa khawatir,” kata dia.
Pemerintah akan memastikan distribusi bahan baku berjalan lancar hingga sektor hilir. Termasuk bagi pelaku IKM dan UMKM di seluruh Indonesia.
“Tugas pemerintah memastikan akses bahan baku mudah dan harga tetap bersaing. Kami juga mengimbau industri mengutamakan produksi dalam negeri,” ujar dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!