Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamenekraf Irene Umar Sebut Ekonomi Kreatif Jadi Ruang Strategis Perempuan untuk Berkembang

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 17:26 WIB | Oleh:
Wamenekraf Irene Umar Sebut Ekonomi Kreatif Jadi Ruang Strategis Perempuan untuk Berkembang Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menjadi pembicara dalam dialog nasional dan lokakarya bertema “Peran Kepemimpinan Perempuan dalam Pengembangan Kemandirian dan Resiliensi Nasional" di Balai Kota Jakarta, Rabu (8/4).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi kreatif Irene Umar mengatakan ekonomi kreatif menjadi ruang strategis yang semakin terbuka bagi perempuan serta mendorong pembangunan nasional yang inklusif terutama di tengah percepatan transformasi digital.

“Ekonomi kreatif membuka peluang besar tanpa melihat latar belakang. Dengan dukungan teknologi, perempuan dapat berkarya dari mana saja dan menjadi bagian dari penggerak ekonomi. Ini adalah ruang inklusif yang memungkinkan siapa pun untuk berkontribusi,” ujar Irene Umar dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (9/4).

Dalam dialog nasional dan lokakarya bertema “Peran Kepemimpinan Perempuan dalam Pengembangan Kemandirian dan Resiliensi Nasional" di Balai Kota Jakarta, Rabu (8/4), Kementerian Ekraf melihat bahwa penguatan kepemimpinan perempuan, khususnya melalui sektor ekonomi kreatif, menjadi langkah konkret dalam memperluas partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Irene menambahkan, penguatan peran perempuan melalui ekonomi kreatif juga berkontribusi pada peningkatan kapasitas dan kemandirian, seiring semakin terbukanya akses terhadap berbagai peluang usaha dan inovasi.

Ia menekankan pentingnya kepemimpinan perempuan dalam memperkuat resiliensi nasional serta juga keberanian untuk memulai dan berkembang.

“Ekonomi kreatif adalah the new engine of growth yang memberikan ruang luas bagi perempuan untuk berkembang. Kuncinya adalah keberanian untuk memulai dan kepercayaan terhadap diri sendiri,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, menyampaikan bahwa pendekatan pembangunan ke depan perlu memastikan perempuan terlibat sebagai penggerak, bukan hanya penerima manfaat.

“Perempuan harus menjadi bagian dari proses pembangunan. Kebijakan yang afirmatif diperlukan agar perempuan terlibat dalam strategi ekonomi dan pengambilan keputusan,” ujar Veronica Tan.

Penekanan juga diberikan pada pentingnya sinergi lintas sektor untuk menghadirkan program yang berdampak langsung pada penguatan keluarga, ekonomi lokal, serta ketahanan pangan berbasis komunitas.

Ditambahkan Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard, penguatan peran perempuan selaras dengan Asta Cita ke-4, yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan nasional.

Kolaborasi lintas kementerian dan lembaga dalam forum ini memperkuat arah kebijakan yang lebih terintegrasi serta mendorong implementasi program yang berdampak langsung di masyarakat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.