Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamendukbangga Ungkap Perempuan jadi Pilar Utama Bangun Generasi Berkualitas

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 22:25 WIB | Oleh:
Wamendukbangga Ungkap Perempuan jadi Pilar Utama Bangun Generasi Berkualitas Doc: YouTube Kemenkes
Ket. Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka

JAKARTA - Perempuan mempunyai peran strategis dalam membangun kualitas generasi menuju Indonesia Emas 2045. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.

Ia menilai menjadi pilar utama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Terlebih khususnya ibu, memiliki peran kunci dalam keluarga.

“Perempuan bukan hanya bagian dari pembangunan. Tetapi penggerak utama perubahan dalam menyiapkan generasi masa depan,” kata Isyana, Minggu (3/5).

Ia menjelaskan, Indonesia saat ini berada pada momentum bonus demografi yang harus dimanfaatkan secara optimal melalui pembangunan manusia berkualitas. Menurut dia, peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama perempuan, menjadi hal krusial sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden.

Isyana menambahkan, upaya tersebut selaras dengan program prioritas pemerintah, salah satunya Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai langkah konkret membangun generasi sehat sejak dini.

Ia menegaskan pembangunan bangsa harus dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat. Pembentukan BKKBN dalam struktur Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga menjadi bentuk komitmen pemerintah memperkuat peran keluarga.

Menurut dia, perempuan berperan besar dalam mendidik, merawat, dan mengelola kehidupan rumah tangga. Selain itu, tantangan pengasuhan anak saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan dinamika sosial.

“Orang tua harus terus belajar dan beradaptasi. Agar mampu mendampingi anak dengan tepat di tengah perubahan zaman,” ujar dia.

Untuk menjawab tantangan kependudukan, pemerintah mengedepankan pendekatan berbasis siklus hidup dalam setiap program. Pendekatan ini mencakup intervensi berkelanjutan mulai dari masa kehamilan, balita, remaja, hingga lanjut usia.

Isyana juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kelompok remaja dan lansia dalam pembangunan keluarga. Remaja membutuhkan ruang konseling untuk menghadapi berbagai persoalan, termasuk kesehatan mental.

Sementara itu, lansia perlu tetap diberdayakan agar produktif sebagai bagian dari bonus demografi kedua. Pemerintah berharap penguatan peran perempuan dan keluarga dapat menjadi fondasi dalam mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.