Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stok KTP-el Rejang Lebong Aman Beberapa Bulan dengan 8.989 Blangko

📅 Senin, 30 Mar 2026, 20:56 WIB | Oleh:
Stok KTP-el Rejang Lebong Aman Beberapa Bulan dengan 8.989 Blangko Doc: ANTARA/Nur Muhamad
Ket. Seorang warga melakukan perekaman data untuk pencetakan KTP elektronik di Kantor Disdukcapil Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Senin, (30/3).

Rejang Lebong, Bengkulu -- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rejang Lebong memastikan ketersediaan blangko kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) dalam kondisi aman untuk beberapa bulan ke depan dengan menyiapkan 8.989 blangko.

"Stok blangko KTP-el yang kita miliki sampai hari ini sebanyak 8.989 keping, dan diperkirakan mencukupi hingga beberapa bulan ke depan," kata Kepala Disdukcapil Rejang Lebong Rosita di Rejang Lebong, Senin.

Ia mengatakan, jumlah tersebut merupakan hasil penambahan pasokan dari pemerintah pusat melalui Disdukcapil Provinsi Bengkulu sebanyak 8.000 keping, yang melengkapi sisa stok sebelumnya.

Dengan ketersediaan tersebut, pelayanan pencetakan KTP-el dipastikan berjalan lancar, terutama untuk kebutuhan rutin masyarakat.

Adapun prioritas penggunaan blangko KTP-el meliputi perekaman bagi pemula yang telah berusia 17 tahun, penggantian kartu rusak atau hilang, serta pembaruan data akibat perubahan status seperti perkawinan, pekerjaan, maupun alamat.

Disdukcapil setempat juga mengimbau masyarakat yang belum memiliki KTP-el atau ingin memperbarui data agar segera mendatangi kantor pelayanan dengan membawa persyaratan yang diperlukan.

"Kami pastikan pelayanan pencetakan berjalan lancar karena dukungan blangko sangat mencukupi. Masyarakat diharapkan datang ke kantor untuk melakukan perekaman data sebelum KTP diterbitkan," kata Rosita.

KTP-el memiliki sejumlah manfaat penting bagi masyarakat, terutama sebagai identitas resmi yang berlaku secara nasional.

Dokumen ini menjadi syarat utama dalam mengakses berbagai layanan publik, seperti pengurusan paspor, pendaftaran BPJS Kesehatan, hingga administrasi perbankan. Selain itu, sistem berbasis data kependudukan terpusat pada KTP-el dinilai mampu meningkatkan keakuratan identitas serta mencegah potensi pemalsuan data.

Tidak hanya itu, KTP-el juga berperan penting dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah, seperti penyaluran bantuan sosial, pendataan penduduk, dan penyelenggaraan pemilihan umum.

Keberadaan chip elektronik yang menyimpan data biometrik membuat proses verifikasi identitas menjadi lebih aman dan efisien, sehingga mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan yang membutuhkan validasi data diri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.