Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamenbud: Perkembangan Teknologi Harus Dimanfaatkan untuk Buka Peluang Ekonomi di bidang Budaya

📅 Senin, 08 Des 2025, 07:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamenbud: Perkembangan Teknologi Harus Dimanfaatkan untuk Buka Peluang Ekonomi di bidang Budaya Doc: ANTARA
Ket. Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo saat menyampaikan sambutannya dalam malam puncak ajang kompetisi "Budaya Go!" di Jakarta Pusat, Minggu (7/12/2025).

JAKARTA – Wakil Menteri Kebudayaan (Wamenbud), Giring Ganesha Djumaryo, mengajak generasi muda untuk memanfaatkan dan mengembangkan teknologi untuk membuka peluang ekonomi baru dari bidang kebudayaan.

"Tugas anak-anak muda adalah mengembangkan, memanfaatkan teknologi agar kebudayaan ini menjadi penghasilan, ada nilai ekonominya, ada bisnisnya," kata Giring di Jakarta Pusat, Minggu (07/12).

Dia menyampaikan hal tersebut dalam malam puncak kompetisi inovasi digital budaya "Budaya Go!". Kompetisi tersebut mendorong inovasi digital untuk menghadirkan nilai-nilai budaya dengan cara yang lebih modern, interaktif, serta mudah diakses masyarakat luas melalui pemanfaatan platform seperti gim, kecerdasan buatan, aplikasi, dan situs web.

Selain membuka peluang ekonomi, pemanfaatan teknologi dalam upaya tersebut juga berpotensi dapat menciptakan banyak lapangan kerja.

Ia mencontohkan, tim pengembang kecil yang konsisten menciptakan platform budaya berbasis digital dapat tumbuh menjadi tim besar yang menyerap banyak tenaga kerja.

Giring menekankan bahwa kehadiran teknologi, seperti kecerdasan buatan (AI), tidak seharusnya menggantikan peran manusia dan budayawan. Menurut dia, teknologi justru harus menjadi alat bantu untuk melestarikan budaya.

"AI tidak boleh menggantikan peran manusia dan budayawan, tapi AI harus terus membantu budayawan melestarikan dan memajukan kebudayaan," ujarnya.

Giring menyoroti besarnya kekuatan kebudayaan Indonesia di kancah global yang didorong oleh peran platform digital dan media sosial.

"Kemarin di Konferensi Musik Indonesia, kita mengundang Spotify dan YouTube. Dua aplikasi raksasa ini menyatakan bahwa Indonesia adalah trigger country dunia," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa istilah trigger country dunia merujuk pada posisi Indonesia sebagai negara pemicu tren global. Konten yang viral di Indonesia, menurut dia, berpotensi ikut menjadi viral di berbagai negara lain.

"Apa pun yang viral, algoritmanya naik di Indonesia, akan mendorong konten tersebut menjadi luar biasa viral di dunia," ujarnya.

Giring mencontohkan tradisi pacu jalur dan lagu "Tabola Bale" yang tidak hanya dikenal luas di Indonesia, tetapi juga menarik perhatian audiens global di media sosial.

"Kemudian ada film-film horor kita di Netflix pasti selalu menjadi tontonan paling banyak juga di dunia," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.