Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penajam Fokus Pulihkan Tambak Rusak, Targetkan Produksi Perikanan Meningkat

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 11:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penajam Fokus Pulihkan Tambak Rusak, Targetkan Produksi Perikanan Meningkat Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Bidang Perikanan Budi Daya dan Lingkungan Dinas Perikanan Kabupeten Penajam Paser Utara , Provinsi Kalimantan Timur Musakkar Mulyadi

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, melakukany rehabilitasi dan optimalisasi sekitar 5.294 hektare lahan tambak yang terdata selama ini tidak terkelola dengan baik atau terbengkalai sebagai upaya meningkatkan produksi.

"Kami dorong kelompok usaha budi daya agar kembali kelola tambak yang tidak aktif," ujar Kepala Bidang Perikanan Budi Daya dan Lingkungan Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara Musakkar Mulyadi ketika ditanya mengenai produksi ikan budi daya di Penajam, Rabu.

Salah satunya, lanjut dia, melalui dukungan akses permodalan dan pelatihan teknis budidaya perikanan berkelanjutan.

Kemudian melakukan rehabilitasi lahan tambak dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah, dengan terlebih dahulu melakukan pemetaan sebagai dasar penyusunan program perbaikan.

"Pemetaan juga untuk salurkan bantuan bertahap kepada masyarakat budi daya perikanan tambak," ucapnya.

Lahan tambak yang tidak produktif tersebar di Kecamatan Babulu, Waru, Penajam, dan Sepaku, terutama di kawasan pesisir dan dinilai masih memiliki potensi ekonomi yang besar, jika dikelola kembali dengan baik.

"Banyak lahan tambak ditinggalkan karena tidak lagi menguntungkan, ada yang rusak karena tanggul jebol, abrasi pantai, dan juga akibat biaya operasional yang tinggi," jelasnya.

Tercatat potensi lahan tambak air payau (campuran air tawar dan air laut) 9.500 hektare, timpal dia lagi, dan terdata 5.294 hektare lahan tambak terbengkalai dan harus rehabilitasi dan optimalisasi.

Pemerintah kabupaten targetkan produksi ikan budi daya pada tahun ini naik 10 persen dari produksi tahun lalu, pada 2023, produksi ikan budi daya mencapai sekitar 10.000 ton dan produksi ikan air tawar bertambah pada 2024 mencapai lebih kurang 11.000 ton, demikian Musakkar Mulyadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.