Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota: Soliditas Pemkot-TNI-Polri Jadi Kunci Stabilitas Kota Bandung

📅 Jumat, 24 Okt 2025, 14:15 WIB | Oleh:
Wali Kota: Soliditas Pemkot-TNI-Polri Jadi Kunci Stabilitas Kota Bandung Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menilai soliditas tiga pilar: Pemkot Bandung, TNI, dan Polri, menjadi fondasi utama dalam menjaga keamanan, ketertiban umum, serta stabilitas kota.

Hal itu ia sampaikan saat memberikan arahan pada Focus Group Discussion (FGD) Sinergitas Satpol PP dengan Instansi Terkait di Hotel Jayakarta, Kamis (23/10).

Wali Kota Farhan mengapresiasi sinergi lintas institusi yang menurutnya sudah teruji pada berbagai momentum, terutama saat momen besar akhir Agustus lalu.

“Apa yang terjadi pada 29–31 Agustus itu adalah puncak pengujian bagaimana bersatunya dan kompaknya Forkopimda Kota Bandung. Soliditas ini berdampak langsung pada stabilitas kota yang aman dan tertib,” ujar dia.

Wali Kota Farhan menerangkan, wilayah kondusif terbukti memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Ia menyebut semester pertama 2025, pertumbuhan ekonomi Kota Bandung sudah berhasil melampaui rata-rata Jawa Barat maupun nasional.

“Keamanan membuat kegiatan ekonomi berjalan. Event-event besar bisa digelar. Perputaran ekonomi hidup. Alhamdulillah,” kata Wali Kota Farhan.

Selain itu, ia juga menyoroti terkendalinya inflasi melalui langkah pengamanan distribusi pangan. Menurutnya, kehadiran TNI–Polri dalam pengawasan logistik beras terbukti memberi efek psikologis kepada distributor.

“Kalau saya datang sendiri, mungkin tidak didengar. Tapi kalau kanan-kiri saya ada TNI dan polisi, semua berpikir ulang. Targetnya distribusi beras jangan sampai tersendat,” ungkap dia.

Dalam forum tersebut, Wali Kota Farhan juga menyoroti ancaman serius yang kini menjadi fokus seperti peredaran tramadol, obat keras golongan B, dan minuman beralkohol. Ia menyebut peredaran tramadol sudah masuk jaringan internasional dan banyak menyasar remaja.

“Ini bukan lagi peredaran lokal. Banyak produk dari India. Dan yang paling menakutkan, korbannya banyak anak SMP, bahkan ditemukan di sekitar Balai Kota,” ungkap dia.

Wali Kota Farhan meminta operasi gabungan diperkuat untuk menekan peredaran tramadol, alkohol, serta narkoba di tingkat kelurahan.

“Saya yakin ini tidak bisa diberantas total. Tapi harus kita kendalikan. Ini ancaman untuk masa depan kota,” ucap dia.

Ia mengajak Satpol PP dan seluruh unsur keamanan wilayah untuk terus memperkuat koordinasi.

“Bandung kota terbuka. Risikonya besar. Tapi kalau kita solid, kota ini akan selalu kondusif,” ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

47 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.