Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wagub Kaltim Berharap Program Gratispol Bisa Menurunkan Angka “Stunting”

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 20:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wagub Kaltim Berharap Program Gratispol Bisa Menurunkan Angka “Stunting” Doc: ANTARA
Ket. Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Seno Aji saat memberikan keterangan kepada awak media di Samarinda.

SAMARINDA – Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Seno Aji, mengharapkan pelaksanaan program Gratispol yang telah diluncurkan pemerintah setempat bisa menurunkan angka stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang ada di daerah.

“Ada enam program strategis yang diusung pemerintah, yakni seragam sekolah gratis, pendidikan gratis, internet desa melalui Wifi gratis, bantuan umrah dan ibadah bagi marbot dan penjaga rumah ibadah, biaya administrasi rumah gratis, serta pelayanan kesehatan gratis. Khusus untuk program kesehatan dan pendidikan kita juga menyasar pada program penanganan stunting," kata Seno Aji, di Samarinda, Rabu (23/4).

Berdasarkan data hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 pravelensi stunting di Kaltim tercatat sebesar 22,9 persen dan pada tahun 2024 turun hingga 14,5 persen.

Ia mengatakan program Gratispol tersebut diharapkan mendukung kesejahteraan rakyat. Artinya, mampu memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Kaltim, mulai jaminan pendidikan berkualitas hingga kesehatan masyarakat.

Untuk itu, Wagub Seno Aji sangat mengharapkan dukungan sebesar-besarnya dari masyarakat tak terkecuali perguruan tinggi negeri dan swasta di Kaltim, agar bersama-sama mewujudkan Kaltim Sukses menuju Generasi Emas.

“Dengan jumlah penduduk kurang lebih empat juta jiwa. Kemudian dengan APBD Kaltim mulai meningkat. PDRB Kaltim juga terus menyumbang untuk negara hingga triliunan, tentu sangat diharapkan, melalui program yang kami lakukan bersama Gubernur Harum, khususnya pendidikan gratis dan pelayanan kesehatan gratis dan bermutu bisa menurunkan angka stunting,” kata Wagub Kaltim Seno Aji.

Memang, lanjut Seno, permasalahan stunting ini adalah akibat masyarakat yang dinilai kekurangan gizi. Untuk itu, sumber daya manusia (SDM) tentang gizi atau ahli gizi sangat diperlukan di seluruh kabupaten dan kota se-Kaltim. Sehingga, Pemprov Kaltim mengimbau agar setiap kabupaten dan kota memiliki atau mencukupi tenaga ahli gizi.

Tujuannya adalah, dengan SDM berkualitas, tentu dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat, agar bagaimana hidup sehat dan bergizi. Artinya, perlu adanya preventif atau pencegahan dan promosi kesehatan.

“Pengentasan stunting juga masuk dalam program utama Pemprov Kaltim selama kepemimpinan kami bersama Gubernur Harum. Untuk itu, harapannya dalam waktu satu hingga dua tahun ke depan angka stunting Kaltim mengalami penurunan yang signifikan,” harap Wagub Seno.

Makanya, wajib bagi Pemprov Kaltim untuk mendorong atau mendukung pemenuhan ahli gizi, terutama di daerah yang saat ini penduduknya di atas kurang lebih 500 ribu jiwa tentu harus memiliki ahli gizi lebih banyak dari daerah lainnya.

"Saya yakin dan percaya dengan adanya kerja sama antara pemerintah daerah di Kaltim dengan berbagai lembaga pendidikan, khususnya program kesehatan dan pendidikan mampu bersama menurunkan prevalensi stunting di Kaltim. Jadi, terus kita pantau bersama-sama pengentasan stunting hingga lima tahun ke depan," pesan Wagub Seno Aji.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.