Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waduh, Harga Beberapa Kebutuhan Pokok di Pasar Kramat Jati Mulai Naik

📅 Senin, 13 Mar 2023, 19:16 WIB | Oleh:
Waduh, Harga Beberapa Kebutuhan Pokok di Pasar Kramat Jati Mulai Naik Doc: ANTARA/Syaiful Hakim
Ket. Salah satu pedagang tengah memotong daging sapi di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (13/3/2023). Harga daging sapi di pasar itu merangkak naik dari Rp120 ribu/kilogram menjadi Rp130 ribu/kilogram.

JAKARTA - Harga beberapa kebutuhan pokok di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur terpantau merangkak naik menjelang bulan suci Ramadhan.

Berdasarkan pemantauan, Senin, harga daging sapi dari Rp120 ribu/kilogram menjadi Rp130 ribu/kilogram, daging ayam dari Rp30 ribu/kilogram menjadi Rp35 ribu/kilogram, cabai rawit merah dari kisaran Rp50 ribu-Rp60 ribu/kilogram menjadi Rp90 ribu/kilogram.

Sementara harga bawang merah dan telur ayam masih stabil, masing-masing di angka Rp40 ribu/kilogram dan Rp26.000/kilogram.

Salah satu pedagang daging sapi, Andi (40) mengatakan, harga daging sapi mulai mengalami kenaikan sejak sepekan terakhir.

"Dari harganya Rp120 ribu/kilogram menjadi Rp130 ribu/kilogram," kata Andi.

Dia memperkirakan harga daging sapi akan terus meningkat hingga Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

"Biasanya harga daging sapi beranjak turun setelah lebaran," tuturnya.

Andi mengaku banyak pembeli mengeluhkan naiknya harga daging sapi. Dia pun berharap kenaikan harga daging sapi tidak berlangsung lama karena akan berdampak dengan dagangannya.

Sementara itu, pedagang cabai, Sumarjo (45), mengatakan, harga cabai rawit merah saat ini sudah mencapai Rp90 ribu/kilogram. Padahal, sebelumnya harga berada di kisaran Rp50-60 ribu/kilogram.

"Sementara harga bawang merah masih normal, yakni Rp40 ribu/kilogram," ucapnya.

Para pedagang berharap agar pemerintah bisa menekan harga kebutuhan pokok guna meringankan beban masyarakat.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek stok dan keamanan bahan pangan menjelang Ramadhan di lima pasar tradisional di Jakarta Timur, Kamis (9/3).

"Lima pasar tradisional itu yakni di Pasar Sawah Barat, Pondok Bambu, Ciplak dan Pasar Klender SS," kata Kepala Suku Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Sudin KUKMP) Jakarta Timur Parulian Tampubolon, dalam keterangan tertulis, di Jakarta.

Ia mengatakan, kegiatan ini untuk memastikan ketersediaan bahan pangan dan kestabilan harga pangan menjelang Ramadhan.

"Kita sudah sisir dagangan pedagang dari komoditi pertanian, perikanan dan peternakan, tadi terdapat beberapa bahan pangan alami kenaikan. Namun, kebutuhan stok masih dalam kondisi normal," kata Parulian.

Menurut dia, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, seperti daging ayam dari Rp35 ribu menjadi Rp38 ribu per ekor.

Kemudian, harga sayuran juga mengalami kenaikan rata-rata Rp1.000, termasuk harga cabai dan bawang yang juga naik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.