Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Vandoorne dan Rowland Bagi Kemenangan di Tokyo E-Prix, Nissan Unggul di Kandang Sendiri

📅 Selasa, 20 Mei 2025, 14:55 WIB | Oleh:
Vandoorne dan Rowland Bagi Kemenangan di Tokyo E-Prix, Nissan Unggul di Kandang Sendiri Doc: Istimewa

JAKARTA - Tokyo kembali menjadi saksi seru persaingan ABB FIA Formula E Championship musim kesebelas dengan menggelar dua balapan, Sabtu dan Minggu (seri kedelapan dan kesembilan). Dengan dua kondisi trek yang berbeda, Stoffel Vandoorne dari Maserati menang dramatis di hari Sabtu berkat strategi cerdas, sementara Oliver Rowland dari Nissan mencetak kemenangan emosional di balapan kandang hari Minggu.

Vandoorne kembali ke puncak podium untuk pertama kalinya dalam tiga tahun setelah menang di Tokyo E-Prix hari Sabtu. Start dari posisi ke-14, pembalap Maserati itu mengambil langkah berani dengan menggunakan energi agresif sejak awal dan menjadi yang pertama melakukan pengisian daya cepat Pit Boost. Keputusannya terbukti tepat saat mobil Maximilian Guenther mogok di lap 13, memicu red flag di lap 14 dan memberinya keunggulan strategis besar saat restart.

Dengan mayoritas pembalap lain baru melakukan Pit Boost setelah restart, Vandoorne memanfaatkan momen tersebut untuk memimpin balapan dengan jarak lebih dari 20 detik. Ia akhirnya mengunci kemenangan, finis 8 detik di depan pemuncak klasemen Oliver Rowland. Posisi ketiga diraih rookie McLaren, Taylor Barnard, disusul Sebastien Buemi (Envision Racing) dan Dan Ticktum (Cupra Kiro) di posisi keempat dan kelima.

Namun kegagalan Rowland menang di hari Sabtu dibayar lunas pada balapan hari Minggu. Pembalap Inggris itu kembali start dari pole position dan tampil konsisten sepanjang balapan. Meski sempat kehilangan posisi akibat menunda penggunaan Attack Mode pertama hingga lap 17, Rowland berhasil comeback. Di lap 22, ia mengaktifkan Attack Mode kedua dan sukses melewati lima pembalap, termasuk Edoardo Mortara dan Jake Dennis.

Sisa duel hanya tinggal antara Rowland dan Pascal Wehrlein dari Porsche. Keunggulan waktu aktivasi Attack Mode membuat Rowland mampu menyalip Wehrlein di lap 26. Meski sempat kesulitan menjaga baterai dan ditekan hingga akhir, keluarnya Safety Car menjadi penyelamat bagi Nissan. Rowland pun memastikan kemenangan keempatnya musim ini, sekaligus kemenangan bersejarah bagi Nissan di depan publik sendiri.

Wehrlein finis kedua dan meraih podium ketiganya musim ini, sementara Dan Ticktum finis ketiga dan mencatatkan podium perdananya di Formula E. Jake Dennis menyusul di posisi keempat setelah start dari urutan ke-14, dan Lucas di Grassi dari Lola Yamaha Abt melengkapi lima besar.

Dua kemenangan berbeda dari dua hari balapan tidak menggeser posisi Rowland di puncak klasemen pembalap dengan 161 poin, jauh unggul dari Wehrlein di posisi kedua dengan 84 poin dan Antonio Felix da Costa di posisi ketiga dengan 73 poin. Di klasemen tim, Nissan memimpin dengan 172 poin, unggul atas Porsche dengan 157 poin dan Mahindra dengan 99 poin. Klasemen pabrikan juga dipimpin Nissan (256 poin), disusul Porsche (212 poin) dan Stellantis (148 poin).

ABB FIA Formula E Championship musim 11 akan berlanjut ke seri berikutnya di Shanghai, Tiongkok, pada 31 Mei dan 1 Juni 2025. Sementara itu, Jakarta akan menjadi tuan rumah balapan ke-12 pada 21 Juni 2025. Tiket dapat diperoleh melalui situs resmi Jakarta E-Prix di jakartaeprixofficial.com.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.