Trump Tegaskan Tarif 15 Persen dalam Kesepakatan Dagang AS-Korea Selatan, Siap Bertemu Kim Jong-un
📅 Selasa, 26 Agu 2025, 18:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: AFP
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa kesepakatan perdagangan dengan Korea Selatan akan tetap berlaku dengan tarif 15 persen untuk barang-barang asal negeri Ginseng. Pernyataan itu ia sampaikan usai bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung di Gedung Putih pada Senin waktu setempat.
Dalam pertemuan pertama keduanya, Trump menyebut bahwa kerja sama perdagangan yang disepakati merupakan salah satu kesepakatan terbesar yang pernah dibuat oleh Seoul dengan Washington. Kesepakatan ini juga memungkinkan Korea Selatan terhindar dari tarif 25 persen yang sebelumnya sempat diusulkan oleh Trump.
"Kita bisa membuat kemajuan besar dengan Korea Utara," kata Trump ketika ditanya wartawan mengenai agenda pembicaraan.
Ia menegaskan bahwa tarif 15 persen akan tetap diberlakukan bagi ekspor Korea Selatan meski sempat ada perdebatan dalam negosiasi.
Trump menambahkan, "Saya rasa kita sudah mencapai kesepakatan. Mereka akan membuat kesepakatan yang kita sepakati. Mereka memang sempat mempermasalahkannya, tapi kami tetap pada pendirian kami. Dia orang yang sangat baik, perwakilan yang sangat baik untuk Korea Selatan. Ini kesepakatan dagang yang sangat besar. Ini kesepakatan terbesar yang pernah mereka buat sejauh ini, tapi juga salah satu kesepakatan terbesar yang pernah dibuat."
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan itu, Presiden Lee meminta agar Trump kembali membuka jalur diplomasi dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Trump menyetujui permintaan tersebut dan menyebut dirinya akan mengatur pertemuan dengan Kim di waktu yang tepat.
"Kita sudah saling kenal dan rukun. Merupakan suatu kehormatan besar bisa bersama Anda, dan selamat atas terpilihnya Anda. Itu adalah kemenangan besar, dan kami 100% mendukung Anda," ujar Trump kepada Lee.
Presiden Korea Selatan menilai hubungan baik Trump dengan Kim Jong-un dapat menjadi sinyal positif untuk melanjutkan dialog damai di Semenanjung Korea.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya berharap Anda akan mengantar era perdamaian baru di Semenanjung Korea," kata Lee kepada Trump.
Selain isu perdagangan dan keamanan, kedua pemimpin juga membahas peluang kerja sama dalam industri perkapalan. Trump menyatakan minat Amerika Serikat untuk membeli kapal dari Korea Selatan, sementara Lee menyebut pihaknya terbuka dengan keinginan agar perusahaan pembuat kapal Korea mempekerjakan tenaga kerja di Amerika.
Lee dalam pertemuan tersebut juga mencoba mencairkan suasana dengan memuji pasar saham Amerika yang sedang menguat, renovasi Gedung Putih, hingga bercanda bahwa Trump bisa membangun Trump Tower di Korea Utara jika perdamaian tercapai. Namun Trump sebelumnya sempat menyinggung keresahannya di media sosial terkait penggerebekan gereja-gereja di Korea Selatan, meski isu itu tidak ditanggapi Lee saat pertemuan.
Pertemuan bilateral tersebut menjadi momentum penting mengingat Trump sebelumnya telah beberapa kali bertemu Kim Jong-un dalam upaya menekan program nuklir Korea Utara. Dengan komitmen baru ini, Washington dan Seoul berusaha menjaga keseimbangan antara kerja sama ekonomi dan diplomasi keamanan di kawasan Asia Timur.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!