Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump: Russia Perlu Pertimbangkan Gencatan Senjata dengan Ukraina

📅 Kamis, 13 Mar 2025, 15:25 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Trump: Russia Perlu Pertimbangkan Gencatan Senjata dengan Ukraina Doc: NHK
Ket. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengatakan bahwa keputusan kini berada di tangan Russia terkait usulan gencatan senjata di Ukraina. Gedung Putih mengungkapkan bahwa negosiatornya tengah berbicara dengan Moskwa mengenai rencana tersebut.

AS dan Ukraina mengakhiri pembicaraan di Arab Saudi pada Selasa (11/3). Kedua negara menyetujui gencatan senjata selama 30 hari dan dimulainya kembali bantuan militer AS serta pembagian informasi intelijen.

Berbicara kepada wartawan di Ruang Oval, Trump mengatakan, "Sekarang terserah Russia." Trump menambahkan bahwa ia menerima respons positif dari Moskwa. Namun, ia menyebutkan bahwa pesan positif "tidak berarti apa-apa" dan ini adalah situasi yang sangat serius.

Kantor berita NHK pada Kamis (13/3) menulis bahwa Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan Penasihat Keamanan Nasional Mike Waltz berbicara dengan mitranya dari Russia melalui telepon pada Rabu (12/3).

Leavitt juga mengatakan bahwa utusan Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, akan mengunjungi Moskwa pekan ini. NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.