Trump: Israel dan Iran Sepakat Melakukan Gencatan Senjata 12 Jam
📅 Selasa, 24 Jun 2025, 05:32 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Senin (23/6) mengumumkan di media sosial bahwa Israel dan Iran telah sepakat untuk gencatan senjata.
"Telah sepenuhnya disepakati oleh dan antara Israel dan Iran bahwa akan ada GENCATAN SENJATA yang Lengkap dan Total... selama 12 jam, di mana pada saat itu Perang akan dianggap BERAKHIR!," kata Trump dalam sebuah posting di Truth Social.
Dilansir oleh Al Jazeera, sebelumnya, Iran mengatakan telah melancarkan serangan terhadap pasukan Amerika Serikat di Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar. Qatar
mengatakan, sistem pertahanan udaranya berhasil menggagalkan serangan terhadap fasilitas yang telah dikosongkan tersebut, dan menembak jatuh 18 dari 19 rudal yang ditembakkan.
Pejabat AS mengonfirmasi pangkalan itu diserang oleh rudal balistik jarak pendek dan menengah dari Iran. Tidak ada korban yang dilaporkan.
Kedutaan Besar AS di Qatar mencabut anjuran bagi warganya untuk berlindung
Dalam pernyataan di situs webnya, Kedutaan Besar AS mencabut panduan berlindung di tempat yang berlaku.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kedutaan akan dibuka kembali besok, dan layanan konsuler akan terus berlanjut tanpa gangguan,” kata pernyataan itu.
Otoritas Palestina mengutuk serangan terhadap Qatar
Otoritas Palestina (PA) telah mengutuk serangan rudal Iran terhadap Qatar, menyebutnya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Qatar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam sebuah pernyataan, PA menyatakan solidaritas dengan Qatar dan rakyatnya, menegaskan kembali dukungannya terhadap negara Teluk tersebut.
Sebelumnya, ledakan mengguncang ibu kota Iran, Teheran, saat Israel mengumumkan serangan terhadap lokasi pemerintah dan militer; Iran juga mengirimkan gelombang rudal dan pesawat tak berawak ke Israel, dengan ledakan terdengar di beberapa kota.
Serangan udara Israel menargetkan pinggiran beberapa daerah di Lebanon selatan, termasuk desa Zrariyeh, Kfrar Milki dan Ansar.
Iran mengatakan, lebih dari 400 orang, termasuk 13 anak-anak, telah tewas dan sedikitnya 3.056 lainnya terluka sejak Israel melancarkan serangan pada 13 Juni. Di Israel, sedikitnya 24 orang tewas dalam serangan Iran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!