Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tolak Atlet Rusia, IOC Tuding Negara Eropa Berstandar Ganda

📅 Sabtu, 01 Apr 2023, 09:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tolak Atlet Rusia, IOC Tuding Negara Eropa Berstandar Ganda Doc: Antara/AFP
Ket. Logo IOC.

JENEWA - Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach pada Kamis (30/3) membalas kritik pemerintah negara-negara Eropa yang menolak partisipasi atlet Rusia dan Belarus dalam kompetisi-kompetisi internasional.

Bach menyayangkan sikap negara-negara Eropa terhadap atlet Rusia dan Belarus itu yang disebutnya menerapkan standar ganda atas konflik bersenjata lain yang tengah terjadi di berbagai belahan dunia.

"Sangat disesalkan bahwa pemerintah-pemerintah ini tidak menjawab pertanyaan tentang standar ganda yang telah kami kemukakan dalam perundingan kami," ucap Bach dalam konferensi pers.

"Kami belum mendengar satu komentar pun tentang sikap mereka terhadap keikutsertaan atlet yang negaranya terlibat dalam 70 perang dan konflik bersenjata lainnya di dunia."

Dewan Eksekutif IOC pada Selasa merilis rekomendasi yang mengizinkan kembali atlet Rusia dan Belarustampil dalam berbagai kompetisi internasional, termasuk Olimpiade Paris tahun depan, sebagai atlet netral.

Namun dalam rekomendasinya, IOC melarang atlet yang aktif mendukung perang di Ukraina atau yang dipekerjakan sebagai personel militer Rusia atau Belarus atau badan-badan keamanan nasionalnya.

Akan tetapi, sejumlah pemerintah negara Eropa mengatakan langkah-langkah tersebut tidak cukup. Mereka mendesak IOCagar melarang sepenuhnya partisipasi atlet Rusia dan Belarus.

Bach mengisyaratkan segera membuat keputusan soal keikutsertaan atlet Rusia dan Belarusyang terjadi sekitar setahun sebelum Olimpiade Paris dibuka pada 26 Juli 2024.

Awal bulan iniIOCmengkritik pemerintah Inggris yang menyurati sejumlah sponsor utama Olimpiade guna mendesak mereka mendukung larangan terhadap atlet Rusia dan Belarus.

Ukraina, Republik Ceko, dan Polandia adalah di antara yang menolak setiap keputusan IOCdalam mengubah sikap awal badan ini pada Februari 2022 terhadap partisipasi atlet Rusia dan Belarus.

Saat itu, IOC mendesak federasi-federasi cabang olahraga agar menjatuhkan sanksi larangan tampil kepada atlet Rusia dan Belarus dari berbagai kompetisi internasional sejak Rusia menginvasi Ukraina tahun lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.