Tokoh Adat Papua: Lebaran Momentum Pererat Tali Silaturahim Seluruh Umat Beragama
📅 Kamis, 11 Apr 2024, 08:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Yudhi Efendi
SENTANI - Tokoh Masyarakat Adat Papua Yanto Eluay menyatakan perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah atau Lebaran 2024 momentum untuk mempererat tali silaturahim seluruh umat beragama di Kabupaten Jayapura.
"Bagaimana sesama anak bangsa di Kabupaten Jayapura bisa saling berjabat tangan dimomen Lebaran dan tinggalkan semua kepentingan dalam merajut hubungan kerukunan yang lebih baik lagi," kata dia di Sentani, Kamis (11/4).
Menurut dia, terdapat pemandangan uar biasa ketika hendak dilaksanakanShalat Idul Fitri 1445 Hijriah, beberapa masyarakat orang asli Papua (OAP) membagikan koran bekas sebagai alas umat Muslim melaksanakan ibadah itu.
"Saat ini di Jayapura sedang musim hujan, sehingga kalau tidak dibantu dengan koran bekas sebagai alas maka bisa dipastikan umat Muslim yang shalat di halaman masjid pasti sajadahnya basah dan shalatnya tidak khusyuk," ujarnya.
Dia menjelaskan dengan adanya koran bekas maka umat Muslim tidak perlu menaruh sajadah di tempat basah, karena sudah beralaskertas koran.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mungkin pemberian kertas koran itu sebagai tanda bahwa orang asli Papua begitu mencintai perbedaan yang dilandasi dengan nilai-nilai toleransi untuk menjaga hubungan kerukunan umat beragama," katanya.
Ketua Takmir Masjid Agung Al-Aqsha Sentani Nurdin Sanmas menyampaikan terima kasih atas dukungan kertas koran kepada umat Muslim dalam pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1445 Hijriah.
"Kertas koran ini sangat membantu umat Muslim dalam melaksanakan shalat, bayangkan kalau tidak ada kertas koran maka sajadah itu akan basah terkena air yang membasahi halaman masjid," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan peristiwa itubentuk toleransi antarumat beragama yang telah ditunjukkan oleh masyarakat OAP di Kabupaten Jayapura.
"Kita ini saudara sehingga harus saling menjaga dan melindungi, ketika Natal pemuda Muslim pun akan terlibat khususnya dalam pengamanan jalannya ibadah malam kudus hingga dilanjutkan ibadah paginya," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!