TNI AD Turunkan Helikopter Apache & 655 Prajurit di Latgabma Super Garuda Shield
📅 Kamis, 28 Agu 2025, 21:35 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Ho-Humas TNI AD
JAKARTA - TNI AD mengerahkan alutsista andalannya, termasuk helikopter Apache AH-64, Bell 412, Fennec AS550, dan Mi-17V5, dalam latihan multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2025 di Baturaja, Sumatera Selatan. Selain tujuh unit helikopter, TNI AD juga menurunkan kendaraan peluncur roket MLRS dan 655 prajurit dari berbagai satuan elit. Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) yang diikuti 6.501 personel dari 13 negara ini berlangsung 25 Agustus–4 September 2025 dengan skala lebih besar dari tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana kepada ANTARA di Jakarta, Kamis, mengatakan empat helikopter tersebut merupakan salah satu ujung tombak TNI AD dalam misi infiltrasi (penyerbuan) ataupun pemantauan.
Empat helikopter andalan TNI AD itu diantaranya Boeing-AH Apache 64, Bell 412, Fennec AS 500 dan helikopter angkut Mi-17V5.
"TNI AD mengerahkan tujuh unit helikopter, yaitu dua helikopter Apache AH-64, tiga helikopter Bell 412, satu helikopter Fennec AS 550, dan satu Mi-17V5," kata Wahyu.
Wahyu menjelaskan, dalam latihan ini helikopter tersebut menjalankan beragam peran dari mulai mengangkut prajurit yang akan menjalankan simulasi penyerangan hingga untuk menyerang wilayah musuh secara langsung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tidak hanya empat helikopter itu, TNI AD juga menurunkan kendaraan peluncur roket atau Multiple Launch Rocket System (MLRS).
Kendaraan tersebut nantinya akan bertugas menembakan rudal dari jarak tertentu ke sasaran yang disimulasikan sebagai wilayah musuh.
Selain ragam kendaraan darat dan udara, TNI AD juga menerjunkan 655 prajurit untuk terlibat dalam latihan tahunan ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mereka terdiri dari 145 personel unsur penyelenggara, 162 personel pendukung, dan 348 personel pelaku latihan," kata Wahyu saat dikonfirmasi.
Para personel TNI AD itu terdiri dari beragam satuan seperti Kostrad, Kopassus, Puspenerbad, Pussenif, Pussenarmed, serta beberapa batalyon.
Wahyu memastikan seluruh personelnya dan alutsista yang diturunkan dalam kondisi siap untuk menjalankan latihan SGS tahun ini.
Dia berharap kegiatan ini dapat memperkuat kemampuan para prajurit sekaligus mempererat hubungan Indonesia dengan peserta dari negara lain.
Untuk diketahui, Latgabma Super Garuda Shield diikuti oleh 6.501 prajurit dari dalam maupun luar negeri.
Latihan yang dilaksanakan pada 25 Agustus hingga 4 September 2025 ini diikuti 6.501 personel dari 13 negara sahabat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!