Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Minta AS Berhenti Manipulasi Isu Asal-usul Covid-19

📅 Selasa, 28 Jan 2025, 09:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Minta AS Berhenti Manipulasi Isu Asal-usul Covid-19 Doc: SCMP
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing.

ISTANBUL - Tiongkok meminta Amerika Serikat berhenti mempolitisasi dan memanipulasi isu asal-usul virus corona, berhenti mencemarkan nama baik negara lain, dan berhenti melemparkan kesalahan.

Sikap tegas Beijing menanggapi teori kebocoran laboratorium terkait asal-usul Covid-19 yang diajukan oleh CIA  itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, Senin (27/1).

Sebaliknya, Mao Ning mendesak Washington untuk menanggapi kekhawatiran yang wajar dari komunitas internasional sesegera mungkin, secara proaktif membagikan datanya sendiri terkait kasus awal yang dicurigai dengan WHO, dan mengklarifikasi keraguan tentang laboratorium biologis AS, sehingga memberikan penjelasan yang bertanggung jawab kepada masyarakat dunia.

Tiongkok menolak teori kebocoran laboratorium terkait asal-usul Covid-19 yang diajukan oleh CIA, dengan menyebutnya tidak berdasar dan menekankan perlunya penyelidikan ilmiah, media pemerintah melaporkan.

"Asal-usul virus corona adalah isu ilmiah dan harus ditentukan oleh para ilmuwan dengan semangat ilmiah. Kebocoran laboratorium sangat tidak mungkin," kata Mao Ning.

"Ini adalah kesimpulan ilmiah yang sah yang dicapai oleh tim ahli gabungan Tiongkok dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berdasarkan kunjungan langsung ke laboratorium terkait di Wuhan dan pertukaran mendalam dengan peneliti ilmiah terkait,” katanya menambahkan.

Kasus pertama virus itu dilaporkan di Wuhan, Tiongkok tengah, pada Desember 2019. Virus tersebut kemudian menyebar ke seluruh dunia, menyebabkan karantina nasional dan menyebabkan hampir tujuh juta kematian.

Penilaian ulang CIA terhadap teori kebocoran laboratorium itu dilaporkan berdasarkan analisis lebih mendalam terhadap bukti yang ada, termasuk kondisi laboratorium dengan keamanan yang tinggi di Wuhan sebelum wabah terjadi, daripada intelijen baru.

Namun, Mao menegaskan kembali temuan investigasi gabungan Tiongkok-WHO, yang menyimpulkan kebocoran laboratorium sangat tidak mungkin, sebuah penentuan yang ia sebut telah diakui secara luas oleh komunitas internasional dan komunitas ilmiah.

Tiongkok secara konsisten menolak klaim dari negara-negara Barat yang menyatakan bahwa pandemi berasal dari laboratorium.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

37 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.