Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tindak Tegas, Patroli Baharkam Gagalkan Ilegal Fishing KIA Berbendera Malaysia

📅 Kamis, 07 Mar 2024, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tindak Tegas, Patroli Baharkam Gagalkan Ilegal Fishing KIA Berbendera Malaysia Doc: ANTARA/Laily Rahmawaty.
Ket. Tangkapan layar - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Rabu (6/3/2024).

Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan Direktorat Kepolisian Air Baharkam Polri menggagalkan praktik penangkapan ikan ilegal (ilegal fishing) yang dilakukan kapal ikan asing (KIA) berbendera Malaysia di perairan Selat Malaka, Kepulauan Riau.

"KIA berbendera Malaysia tersebut diamankan di perairan Selat Malaka Kepulauan Riau, dengan nama kapal PSF 2.500," kata Trunyodo di Jakarta, Rabu.

Jenderal polisi bintang satu itu menjelaskanpatroli tersebut dilaksanakan pada Rabu (28/2), turut diamankan pula satu nahkodadan tiga anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Thailand dan Myanmar.

Setelah dilakukan proses pemeriksaan mendalam, katadia, pada Senin (4/3), Baharkam Polri menyerahkan penanganan perkara lebih lanjut kepada Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam.

Dari hasil pemeriksaan, kata Trunoyudo, diketahui modus para pelakuilegal fishingtersebut melakukan penangkapan melalui Selat Malaka yang merupakan jalur kapal niaga secara internasional.

"Modusnya, kawasan Selat Malaka ini merupakan jalur kapal niaga secara internasional, kemudian kapal tersebut mengikuti jalur kapal niaga internasional guna mengelabui petugas patroli Polair tersebut," ujarya.

Dalam pengungkapan tersebut, ditemukan barang bukti berupa ikan campuran yang merupakan sumber daya milik Indonesia yang ditangkap oleh para pelaku dengan berat sekitar 200 kilogram, dan satu set jaring jenis troll (trawl).

Pada 2016 lalu penggunaan jaring trall dilarang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) karena dapat mengganggu ekosistem laut Indonesia. Karena penggunaan jaring dengan ukuran besar tersebut dapat menangkap semua biota laut termasuk udang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.