Tiga Orang Tewas dalam Penembakan Mal di Bangkok, Seorang Tersangka Remaja Ditangkap
📅 Selasa, 03 Okt 2023, 19:12 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
BANGKOK - Kepolisian Thailand pada Selasa (3/10) mengatakan mereka telah menangkap seorang remaja yang diduga pria bersenjata setelah penembakan di sebuah pusat perbelanjaan kelas atas, Siam Paragon di Bangkok, yang menewaskan tiga orang, dan melukai empat lainnya.
Dilansir oleh Al Jazerera, Departemen Detektif Kepolisian Metropolitan mengatakan di halaman Facebook-nya bahwa seorang tersangka pria bersenjata berusia 14 tahun telah ditangkap dan sedang diinterogasi atas insiden di mal tersebut.
Layanan darurat membagikan gambar seorang petugas polisi menangkap dan memborgol seseorang yang terbaring telungkup di lantai.
Biro Investigasi Pusat sebelumnya mengunggah gambar buram di halaman Facebook yang menunjukkan seseorang yang mereka katakan sebagai pria bersenjata, mengenakan celana kargo khaki dan topi baseball.
Video yang belum diverifikasi di media sosial menunjukkan adegan kekacauan, dengan orang-orang, termasuk anak-anak, berlarian keluar dari pintu mal sementara petugas keamanan mengantar mereka keluar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satu video menunjukkan orang-orang berlindung di ruangan gelap di dalam sebuah restoran, sementara siaran langsung televisi menunjukkan antrian panjang lalu lintas di luar mal di tengah hujan lebat.
Seorang wisatawan Tiongkok, Liu Shiying, mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa dia melihat orang-orang berlarian dan mengatakan seseorang telah melepaskan tembakan. Dia mengatakan dia mendengar suara tembakan dan alarm berbunyi dan lampu di mal padam.
"Kami bersembunyi untuk sementara. Siapa yang berani keluar?" katanya sambil berlindung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perdana Menteri Srettha Thavisin, menyatakan keprihatinannya atas insiden di pusat perbelanjaan tersebut, yang merupakan salah satu pusat perbelanjaan paling terkenal di Bangkok dan populer di kalangan penduduk lokal dan wisatawan.
"Saya mengetahui peristiwa penembakan di Siam Paragon dan telah memerintahkan polisi untuk menyelidikinya. Saya paling khawatir tentang keselamatan publik," tulisnya di media sosial X.
Kekerasan bersenjata bukanlah hal yang jarang terjadi di Thailand, meski penembakan massal jarang terjadi.
Ttahun lalu, seorang mantan petugas polisi membunuh 22 anak di taman kanak-kanak dalam serangan senjata dan pisau, sementara pada 2020, seorang tentara menembak dan membunuh sedikitnya 29 orang dan melukai 57 orang dalam amukan yang terjadi di empat lokasi di dan sekitar kota timur laut Thailand.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!