Tiga Meninggal Akibat Longsor Lumajang
📅 Jumat, 07 Jul 2023, 22:44 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
SURABAYA - Sedikitnya 3 orang meninggal dunia akibat tanah longsor yang terjadi setelah hujan lebat mengguyur Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (7/7) dini hari.
Kejadian yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB itu berlokasidi Dusun Sriti, Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, menimpa satu keluarga ini atas nama, Galih Adi Perkasa 23 tahun, Candra Agustina, 20 tahun, dan bayi berumur 4 bulan, Galang Naendra Putra.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur (BPBD Jatim) dalam sebuah pernyataan menyebutkan, diduga longsor menimpa para korban meninggal saat mereka masih dalam kondisi tidur. Sedang dua penghuni rumah, Seger dan Sintawati, yang sudah lansia, selamat karena terjaga dari tidur.
Plh Kalaksa BPBD Jatim Andhika N Sudigda, mengatakan, merespon kondisi ini, ia telah langsung menerjunkan tim ke lokasi kejadian, untuk melakukan assessment, dan menyerahkan santunan serta bantuan.
"Kamu terjun langsung ke lokasi kejadian dan memimpin Tim Reaksi Cepat BPBD Jatim menyalurkan bantuan. Atas nama Ibu Gubernur dan Pemerintahan Provinsi kami menyampaikan dukacita yang mendalam atas musibah ini," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain di Kecamatan Pronojiwo, kejadian longsor juga terjadi di Kecamatan Candipuro, tepatnya di Jalan Nasional Piket 0 KM 58. Akibat longsor ini, akses jalan terputus karena tanah longsor telah menutup seluruh badan jalan.
Kejadian longsor juga terjadi di Desa Kaliuling Kecamatan Tempursari, Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan Pronojiwo, dan Jalur TNBTS, Senduro-Ranupani Kecamatan Senduro.
Kecuali di Lumajang, pada hari yang sama juga terjadi longsor di Kabupaten Trenggalek dan luapan banjir Kabupaten Malang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di Trenggalek, longsor terjadi di tiga titik, yakni, Desa Masaran Kecamatan Munjungan, Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo dan Desa Kendalrejo Kecamatan Durenan.
Sedang luapan sungai di Malang, terjadi di Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Akibat luapan sungai ini, rumah warga dan akses jalan setempat tergenang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!