Tesla Akhirnya Hadir di India, Pasar Sudah Padat dan Tantangan Menanti
📅 Rabu, 16 Jul 2025, 18:00 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Getty Images
JAKARTA - Tesla resmi membuka ruang pamer perdananya di Mumbai pada 15?Juli 2025, mengakhiri penantian hampir satu dekade sejak perusahaan kendaraan listrik asal Amerika Serikat itu pertama kali menggulirkan rencana ekspansi ke India.?Showroom seluas 4.000?kaki persegi tersebut memajang dua unit SUV Model?Y, sekaligus menandai langkah awal Tesla menembus pasar mobil terbesar ketiga di dunia.
Harga Model?Y di India dipatok 6,1?juta rupee atau sekitar 70?ribu dolar AS, lebih mahal 15?ribu dolar dari harga di Amerika Serikat akibat bea masuk 70?persen untuk kendaraan rakitan Tiongkok.?Meskipun demikian, Tesla tetap menargetkan segmen mobil mewah yang pangsa pasarnya relatif kecil penjualan kendaraan listrik roda empat di India tahun 2024 tercatat di bawah 70?ribu unit, dengan penetrasi pasar kurang dari dua persen.
Pasar kendaraan listrik India kini telah dihiasi merek domestik Tata?Motors dan pemain global MG, sementara produsen Vietnam VinFast juga meresmikan showroom pertamanya dan memulai proses pembangunan pabrik lokal.?Di tengah kompetisi itu, analis Yugal?Joshi dari Everest Group menilai Tesla masih memiliki persepsi merek yang kuat dibandingkan produsen Tiongkok dan India, namun segmentasi konsumennya jelas terbatas.
Keunggulan teknologi Tesla berupa fitur mengemudi otonom dinilai kurang relevan bagi konsumen India karena kondisi lalu lintas setempat.?
“Keunggulan teknologi Tesla dalam hal mobil tanpa pengemudi tidak akan menjadi pembeda di India,” tutur analis transportasi Gartner, Shivani?Palepu, seraya menyimpulkan bahwa daya tarik utama Tesla tinggal reputasi mereknya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Antusiasme pendukung Tesla pun memudar akibat keterlambatan masuk pasar ini; sebagian calon pembeli bahkan telah beralih ke merek lain.?Arun?Bhat?S, pendiri Tesla?Club?India, yang menyetor uang muka pada 2016, mengakui banyak alternatif EV seharga serupa yang kini tersedia dan enggan datang ke showroom Tesla.
Sementara itu, pengusaha Vishal?Gondal mengunjungi showroom setelah memperoleh pengembalian deposit lamanya, tetapi ia skeptis mengenai pilihan model serta kesiapan layanan purna jual Tesla.?
“Model?S akan jauh lebih baik,” ujarnya, seraya mengkritik belum jelasnya jaringan supercharger dan layanan servis di India.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tesla menyatakan delapan supercharger segera hadir di Mumbai dan New?Delhi, kota yang juga disebut bakal menjadi lokasi showroom berikutnya.?Meski demikian, pemerintah India menekankan bahwa investasi manufaktur lokal senilai minimal 500?juta dolar AS tetap menjadi syarat untuk menikmati insentif bea masuk kendaraan listrik sebesar 15?persen.
“Inilah langkah awal yang baik.?Namun ke depan, kami ingin seluruh riset, pengembangan, dan manufaktur dilakukan di India,” kata Devendra?Fadnavis, kepala menteri Maharashtra, menanggapi pembukaan showroom Tesla.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!