Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tertinggi, Sebanyak 143.800 Kendaraan Tinggalkan Nagreg pada H+4 Lebaran

📅 Senin, 15 Apr 2024, 12:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tertinggi, Sebanyak 143.800 Kendaraan Tinggalkan Nagreg pada H+4 Lebaran Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Situasi tampak terlihat kepadatan volume kendaraan pada arus balik di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (14/4/2024).

Kabupaten Bandung - Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mencatat volume kendaraan yang meninggalkan Jalur Nagreg yang mengarah ke Bandung pada arus balik H+4 Lebaran 2024 atau Minggu (14/4) sebanyak 143.800 kendaraan.

"Jadi pada H+4, volume lalu lintasnya selama satu hari itu mencapai 143.800 kendaraan dan tertinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya pada periode arus balik," kata Humas Pos Pengamanan Lebaran Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Ruddy Heryadi di Kabupaten Bandung, Senin.

Rudsy menyebut jumlah kendaraan yang melintasi Nagreg pada hari kemarin itu diprediksi masih akan tinggi karena masih banyak pemudik yang belum melakukan pergerakan pada arus balik.

"Jadi kemungkinan masih ada yang kembali, tapi lonjakannya tidak akan terlalu tinggi dibandingkan hari Minggu (14/4) ataupun hari Sabtu (13/3) bahkan. Jadi hari Senin ini akan lebih landai dibandingkan dua hari lalu kalau dilihat dari data volume lalu lintas kita," kata dia.

Adapun pihaknya telah memprediksi puncak arus balik kendaraan di Jalur Nagreg yang mengarah ke Bandung akan terjadi pada hari kemarin karena melihat jumlah volume kendaraan mengalami kenaikan dibanding hari-hari sebelumnya.

"Kami prediksikan bahwa hari kemarin itu di hari minggu adalah puncak arus balik. Karena dibandingkan dengan hari sebelumnya, kemudian melihat dari tahun sebelumnya, volumenya sudah melebihi di waktu yang sama," katanya.

Dia mengatakan pada arus balik di Jalur Nagreg sendiri tidak hanya dipadati oleh kendaraan dari para pemudik lokal, melainkan juga kendaraan dari wisatawan yang hendak pulang menuju Bandung dari berbagai destinasi wisata seperti Garut maupun Pangandaran.

"Kami namakan arus lalu lintas campuran. Ada yang hanya pulang pergi untuk melakukan tujuan wisata ke Garut ataupun ke Pangandaran dan ada juga dari para pemudik yang balik dengan waktu yang bersamaan," kata Ruddy.

Ruddy menyampaikan bahwa kendaraan yang mengarah di Jalur Nagreg didominasi oleh pemudik motor yang mencapai 65 persen yakni 93.812 unit motor pada H+4 Lebaran.

Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya bersama jajaran Polresta Bandung telah menerapkan rekayasa lalu lintas dengan skema satu arah sebanyak 10 kali untuk mengurai kemacetan dari dari arah Tasikmalaya menuju Bandung di kawasan Cikaledong.

"Bahkan sampai malam tadi "mungkin 10 kali penerapan satu arah yang dilakukan dari arah Tasikmalaya menuju Bandung," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.