Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tembok SMA 103 Jakarta yang Roboh Dalam Proses Perbaikan

📅 Minggu, 25 Mei 2025, 18:58 WIB | Oleh:
Tembok SMA 103 Jakarta yang Roboh Dalam Proses Perbaikan Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Kondisi tembok Sekolah Menengah Atas (SMA) 103 Jakarta yang roboh, Minggu (25/5).

JAKARTA - Pihak sekolah mulai memperbaiki tembok Sekolah Menengah Atas (SMA) 103 Jakarta setinggi tiga meter yang roboh pada Sabtu (24/5) sore.

"Sedang diperbaiki oleh pihak sekolah juga. Sangat jauh jarak tembok dengan rumah warga, sekitar 50 meter," kata Petugas Keamanan (Sekuriti) SMA 103 Jakarta Rizqi (38) saat ditemui di Jakarta, Minggu (25/5).

Rizqi menyebutkan, aktivitas belajar-mengajar di SMA 103 Jakarta tak terganggu meskipun tembok pembatas antara sekolah dan permukiman warga itu roboh. Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, baik dari pihak sekolah ataupun warga RT 13/04.

"Tidak sama sekali terganggu aktivitas belajar karena bukan ruang belajar. Itu tembok pembatas antara sekolah dengan warga dan dekat tembok bukan kelas tapi taman," ujar Rizqi.

Saat tembok roboh, kata Rizqi, sudah tidak ada aktivitas belajar-mengajar. Kegiatan belajar-mengajar pada Sabtu hanya digunakan untuk ekstrakurikuler hingga pukul 14.00 WIB.

"Ada aktivitas, tapi cuma sampai pukul 14.00 WIB saja. Kejadian tembok roboh sore, setelah pukul 14.00 WIB anak-anak sudah pada pulang," katanya.

Ketua RT 013/04 Cakra menduga tembok setinggi tiga meter tersebut roboh karena sudah lapuk. Tembok itu roboh dan menutupi Jalan Nusa Indah VI tepat belakang SMA 103 Jakarta.

"Jadi ini pagar pembatas antara RT 13 dengan SMA 103. Kita duga sudah doyong sudah lama, kebetulan pas mau ada pekerjaan saluran air, ternyata kejadian sekarang (robohnya)," kata Cakra.

Selain itu, Cakra mengatakan, dirinya sudah melaporkan kepada pihak sekolah terkait kondisi tembok. Lalu, pihak sekolah juga berniat memperbaiki tembok itu namun sudah terlanjur roboh.

Cakra memastikan tidak ada korban dalam peristiwa itu. Saat ini, upaya perbaikan dan pembersihan puing-puing terus dilakukan menggunakan alat berat.

"Alhamdulillah ini tidak ada korban. Jalan ditutup sementara sama orang proyek saluran dan kami tidak ada ingin warga lewat juga karena ada puing-puing," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.