Tekan Pengangguran, Jakarta Timur Gelar Pelatihan Mengemudi
📅 Jumat, 12 Mei 2023, 05:25 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Timur
JAKARTA - Dalam rangka menekan angka pengangguran, Jakarta Timur menggelar pelatihan mengemudi kategori SIM A. "Pelatihan diikuti 100 peserta di Kantor Wali KotaJakarta Timur selama 11-25 Mei," ujar Kepala Dinas Nakertransgi DKI Jakarta, Hari Nugroho, saat menghadiri kegiatan pelatihan, Kamis (11/5).
"Dengan pelatihan mengemudi diharapkan dapat menambah kemampuan teman-teman peserta, terutama yang belum mendapat pekerjaan," tambahnya. Hari mengharapkan setelah mengikuti pelatihan mengemudi dan mendapat SIM A, mereka bisa mendaftar atau mencari pekerjaan.
Dalam pembukaan pelatihan yang juga dihadiri Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto,dan Kepala Sudin ???????Nakertransgi Jakarta Timur, Galuh Prasiwi, Hari menjelaskan usai pelatihan para peserta bisa bekerja di beberapa bidang seperti taksi daring atau kendaraan umum.
"Kalau sudah mahir, bisa melanjutkan pelatihan mengemudi bus atau mendaftar menjadi sopir Transjakarta," katanya. Dengan adanya pelatihan kerja dia berharap bisa mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan Ibu Kota. Selain menggelar pelatihan mengemudi SIM A, DisnakertransgiDKI Jakarta juga menggelar pelatihan lainnya, contoh tata boga, tata graha, salon, otomotif, perbaikan pendingin ruangan (AC) hingga pengelasan di dalam laut.
"Ini semua kita buka seluas-luasnya sehingga masyarakat bisa memanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengubah kehidupan dan perekonomian menjadi lebih baik," ujar Hari. Sedangkan Kepala Suku Dinas Nakertransgi Jakarta Timur, Galuh Prasiwi, menjelaskan pelatihan SIM A angkatan pertama diikuti 100 peserta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Galuh berharap seluruh peserta fokus mengikuti kegiatan pelatihan dengan baik. Semoga setelah pelatihan bisa lebih sejahtera. Peserta yang belum bekerja langsung mendapat pekerjaan. Salah satu peserta, Suparmadi (45) mengaku senang mengikuti pelatihan mengemudi tersebut. Dia memiliki rasa percaya diri lebih tinggi untuk mencari pekerjaan.
Warga Utan Kayu, Jakarta Timur, itu mengaku sangat senang dengan pelatihan mengemudi. "Saya memang sedang mencari pekerjaan. Teman bilang, ada pekerjaan, tapi harus punya SIM A dulu," katanya. Namun biayanya mahal, padahal dia mencari yang gratis. "Syukurlah RW dan RT di grup komunitas memberitahu ada pelatihan SIM A. Jadi, saya langsung ikut pelatihan tersebut," ujar Suparmadi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!