Teater Anak Bengkel Muda Surabaya Kritik Penggundulan Pohon di Aceh
📅 Kamis, 25 Des 2025, 00:41 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
SURABAYA - Bengkel Muda Surabaya (BMS) kembali menunjukkan geliat kreatifnya sepanjang tahun 2025 melalui rangkaian pertunjukan dan kegiatan budaya yang konsisten membaca persoalan sosial dan lingkungan.
Sutradara sekaligus ketua Bengkel Muda Surabaya, Heroe Budiarto, mengatakan, malam tahun baru Rabu (31/12), BMS akan mementaskan teater anak “TRAGEDI KAYU”.
Karya tersebut terinspirasi dari puisi Arthur Jhon Horoni, senior BMS yang tinggal di Aceh—wilayah yang belakangan mengalami bencana ekologis akibat penebangan hutan dan aktivitas tambang yang tak terkendali.
"Tragedi Kayu digarap sebagai teater anak berbasis simbol dan idiom yang aktual, dengan pendekatan edukatif dan reflektif. Pertunjukan yang akan digelar Gedung Pertunjukan Balai Budaya Surabaya ini mengajak anak-anak memahami dampak kebohongan, keserakahan, dan eksploitasi alam yang berujung pada rusaknya keseimbangan lingkungan—mulai dari hutan gundul, sungai keruh, hingga bencana banjir, longsor, dan kekeringan," katanya.
Melalui narasi “Luka Alam, Bumi Meronta,” Tragedi Kayu menegaskan bahwa kerusakan lingkungan bukan sekadar peristiwa alam, melainkan akibat langsung dari pilihan manusia. Beban itu, pada akhirnya, harus ditanggung oleh generasi yang akan datang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!