Sting Digugat Mantan The Police atas Hilangnya Royalti
📅 Kamis, 28 Agu 2025, 05:40 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
Frontman The Police, Sting, dilaporkan telah dituntut oleh mantan rekan bandnya atas dugaan hilangnya royalti dari lagu hit mereka "Every Breath You Take".The Police terbentuk pada tahun 1977 dan meraih singel Nomor 1 di AS dengan "Every Breath You Take", yang muncul di album kelima dan terakhir band tersebut, Synchronicity.Dilansir oleh The Guardian, dalam gugatan yang diajukan di pengadilan tinggi London, gitaris Andy Summers dan drummer Stewart Copeland mengklaim mereka tidak pernah menerima kredit penulisan lagu untuk singel tahun 1983 tersebut. Keduanya juga menuduh mereka tidak pernah dibayar atas kontribusi penulisan lagu mereka.Kasus ini disebut-sebut masuk dalam kategori "kontrak dan pengaturan komersial umum". Sting muncul sebagai terdakwa dengan nama aslinya, Gordon Matthew Sumner, bersama perusahaannya, Magnetic Publishing."Every Breath You Take" merupakan singel terlaris di AS tahun 1983, terlaris kelima dalam dekade tersebut dan dijadikan sampel pada lagu P Diddy dan Faith Evans tahun 1997, I'll Be Missing You.Band ini juga sukses di tangga lagu dengan Roxanne, Every Little Thing She Does is Magic dan Don't Stand So Close to Me sebelum bubar pada tahun 1984.Seorang juru bicara Sting, membantah tindakan hukum itu terkait dengan Every Breath You Take tetapi tidak menguraikan kasusnya, Sun melaporkan.The Police telah bersatu kembali dalam berbagai kesempatan dan, pada tahun 2023, meluncurkan akun TikTok resmi untuk menandai ulang tahun ke-40 Synchronicity.Sting pada tahun 2021 mengatakan dia menyesali pembentukan kembali trio tersebut pada tahun 2007, dan menyebut tur yang dilakukan setelahnya sebagai "latihan nostalgia".Musisi tersebut menjelaskan pada saat itu bahwa ia lebih suka menjadi artis solo karena “kebebasan total” yang ditawarkannya."Ini sama sekali bukan soal kekuatan; ini hanya tentang menghasilkan merek dan gaya musik yang tepat untuk Anda," ujarnya.Pada bulan Juni, Sting membawakan lagu-lagu hits terbaiknya di festival Isle of Wight, termasuk Message in a Bottle, An Englishman in New York, Walking on the Moon, dan Fragile. Ia juga tampil di acara amal FireAid di Inglewood, California, pada bulan Januari.Pada tahun 2022, Sting menjual seluruh katalog lagunya ke Universal dengan perkiraan harga 300 juta dolar AS.Ia adalah musisi ternama terbaru yang meraup keuntungan dari kariernya yang panjang dan sukses. Bruce Springsteen menjual seluruh katalog lagunya ke Sony Music dalam kesepakatan senilai 500 juta dolar AS, sementara pihak keluarga David Bowie mencapai kesepakatan senilai 250 juta dolar AS dengan Warner Music.Pada tahun 2020, Bob Dylan menjual seluruh katalognya yang berisi 600 lagu, termasuk Blowin' in the Wind dan Knockin' on Heaven's Door, ke Universal dengan harga hampir 400 juta dolar AS, yang menetapkan patokan industri untuk kesepakatan di masa mendatang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!