Sisa Kerusuhan: Khofifah Sedih Kayu Jati Grahadi dari Zaman Belanda Hangus Tak Terganti
📅 Selasa, 02 Sep 2025, 19:57 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Koran Jakarta/Selocahyo
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Selasa (2/9) mengaku sedih dengan pembakaran Gedung Negara Grahadi dalam aksi massa, Sabtu malam, yang mengakibatkan bagian-bagian tertentu bangunan yang sarat nilai sejarah itu tidak mungkin terganti. "Sedih. Kalau kita lihat kayu-kayu jatinya itu kayu zaman Belanda. Kita mungkin bisa mendapatkan kayu jati sebesar itu tapi mungkin tingkat kualitas yang kita peroleh, pasti tidak mudah (mencapai kesamaan) karena ini kayu yang sudah ratusan tahun, hampir semuanya hangus," ujarnya saat memberikan bantuan sembako dan meninjau pasar murah di Kantor Kelurahan Jemur Wonosari Wonocolo, Surabaya. Dia menjelaskan, Pemprov Jatim dengan segera mempersiapkan upaya perbaikan dan renovasi Gedung Negara Grahadi yang terletak di Jalan Gubernur Suryo itu dengan melibatkan sejumlah pigak. "Tadi ada rapat yang menyertakan delapan stake holders, dari sejarahwan dan pakar cagar budaya. Itu kita libatkan untuk bisa memberikan pendapat bagaimana proses renovasi bisa sesegera mungkin kita lakukan," ungkapnya. Khoifah mengaku belum tahu biaya yang dibutuhkan untuk keperluan renovasi tersebit. Dia mengisyaratkan isu biaya bukan masalah utama, namun lebih dari nilai-nilai sejarah yang hilang akibat aksi anarkis tersebut. "Dari Kementrian PU mungkin ada support budget, tapi kita kan bukan semata-mata dana itu. Ini cagar budaya, Saya lihat kayu-kayu jati yang hangus itu, kalau kita mecintai negeri ini tidak akan merusak seperti itu."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!