Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Setelah Covid, Tiongkok Kini Dilanda Wabah Penyakit Chikungunya, Jumlah Kasus Mencapai 4.014

📅 Sabtu, 26 Jul 2025, 14:30 WIB | Oleh:
Setelah Covid, Tiongkok Kini Dilanda Wabah Penyakit Chikungunya, Jumlah Kasus Mencapai 4.014  Doc: SCMP/Weibo
Ket. Pihak berwenang di distrik Shunde dan Nanhai di Foshan menyerukan sanitasi dalam ruangan dan pembersihan luar ruangan secara menyeluruh.

GUANGDONG - Tiongkok sedang mengalami wabah chikungunya, infeksi yang ditularkan melalui nyamuk. Ribuan kasus dilaporkan di wilayah selatan.

Kasus demam Chikungunya melonjak menjadi 4.014 pada Jumat (25/7), menunjukkan peningkatan pesat sejak pihak berwenang mulai melacak kasus dua minggu lalu, menurut catatan publik yang dirilis dinas kesehatan di berbagai distrik di Foshan.

Kota di provinsi Guangdong, Tiongkok selatan, wilayah yang terdampak parah oleh lonjakan infeksi ini.

Wabah chikungunya masih "cukup parah", kata Sun Yang, wakil direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Nasional, pada konferensi pers hari Rabu di Foshan.

Chikungunya ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi. Penyakit ini menyebabkan demam dan nyeri sendi yang parah, tetapi kematiannya jarang terjadi, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok telah mengeluarkan berbagai imbauan tentang cara mencegah demam chikungunya dan demam berdarah, penyakit serupa yang juga disebarkan oleh nyamuk. Penghalang perlindungan fisik, seperti pintu kasa, kelambu untuk tempat tidur, dan obat antinyamuk pada kulit yang terpapar, direkomendasikan.

Badan tersebut menyatakan bahwa epidemi tersebut "diimpor" tanpa menyebutkan asal muasalnya. Badan tersebut juga mengimbau masyarakat yang mengalami gejala seperti demam, ruam, dan nyeri sendi untuk memeriksakan diri ke dokter.

Distrik Shunde di Foshan, tempat 90 persen kasus berada, terkenal dengan makanan Kantonnya, dan dikunjungi banyak turis setiap tahun.

Pasien yang dites positif demam chikungunya dirawat di tempat tidur rumah sakit dengan ditutupi kelambu, menurut foto yang ditayangkan stasiun televisi pemerintah CCTV.

Laporan media lokal mengatakan pada hari Kamis, pemerintah setempat menambah jumlah tempat tidur isolasi antinyamuk menjadi 7.220 untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat.

Pihak berwenang di Guangdong mengimbau warga untuk memastikan tidak ada genangan air di rumah mereka, seperti di pot bunga, mesin kopi, atau botol air minum cadangan. Komisi Kesehatan di Foshan menyatakan pada hari Kamis bahwa denda hingga 10.000 yuan (US$1.400) dapat dikenakan jika ditemukan pelanggaran.

CDC Beijing mengatakan, Selasa, kota itu kadang-kadang mengalami kasus demam chikungunya yang diimpor.

Ada dua vaksin chikungunya yang telah mendapat persetujuan regulasi di beberapa negara dan/atau telah direkomendasikan untuk digunakan pada populasi berisiko, tetapi vaksin tersebut tidak tersedia secara luas atau digunakan secara luas, menurut WHO.

Tiongkok mengalami lonjakan chikungunya pertama pada tahun 2010 dengan 253 kasus di Dongguan, kota tetangga di provinsi yang sama, menurut CDC Provinsi Guangdong. Beberapa kasus ditemukan pada tahun-tahun setelahnya, tetapi tidak meluas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

54 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.