Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wajib Tahu! Ini yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa Bumi dan Sesudahnya

📅 Senin, 23 Feb 2026, 08:45 WIB | Oleh:
Wajib Tahu! Ini yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa Bumi dan Sesudahnya Doc: BMKG
Ket. Peta sebaran gempa bumi tektonik di wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya sepanjang Januari 2026.

MANADO - BMKG Stasiun Geofisika Manado, Sulawesi Utara (Sulut) membagikan saran yang bisa dilakukan warga saat dan sesudah gempa bumi.

"Saran yang dapat dilakukan meliputi memastikan bangunan lebih tahan gempa, menyiapkan tas siaga bencana, mengetahui jalur evakuasi terutama bagi warga pesisir," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Geofisika Manado, Muhammad Zulkifli di Manado, Minggu (22/2).

Tidak kalah pentingnya adalah memantau informasi resmi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. 

Saat gempa terjadi, masyarakat diminta tetap tenang dan menerapkan prinsip 'Drop, Cover, and Hold On', menjauhi bangunan berisiko.

Selain itu, segera melakukan evakuasi ke tempat tinggi apabila gempa terasa kuat dan lama di wilayah pesisir tanpa menunggu peringatan resmi. 

Setelah gempa, penting untuk waspada terhadap gempa susulan, serta memastikan kondisi lingkungan aman baru balik ke rumah atau bangunan.

Stasiun Geofisika Manado mencatat sebanyak 448 kejadian gempa bumi tektonik menggetarkan wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya sepanjang Januari 2026.

Dari 448 kejadian gempa bumi tersebut, sebagian besar 64,3 persen (271 gempa) bermagnitudo antara M3 sampai M5.

Sedangkan sisanya, sebesar 33,5 persen magnitudo kurang dari M3 dan  2,2 persen magnitudo lebih dari M5.

"Terdapat sebanyak 11 kejadian gempa yang dirasakan masyarakat pada periode ini," ujarnya.

Dia menjelaskan, menurut kedalaman gempanya, sebanyak 58,3 persen di antaranya adalah gempa bumi berkedalaman dangkal (antara 0-60 kilometer).

Selanjutnya, sebanyak 40,6 persen berkedalaman menengah (antara 61-300 kilometer), dan sisanya sebesar 1,1 persen berkedalaman dalam (lebih dari  300 kilometer).

"Dari peta seismisitas atau peta episenter, sebagian besar kejadian gempa bumi tersebar di area Teluk Tomini, Laut Maluku dan Halmahera Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.