Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semoga Tidak Ada Korban, BMKG Imbau Warga Pesisir Waspada Gelombang Tinggi Dua Hari ke Depan

📅 Sabtu, 04 Mar 2023, 23:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Ada Korban, BMKG Imbau Warga Pesisir Waspada Gelombang Tinggi Dua Hari ke Depan Doc: ANTARA/Iggoy el Fitra
Ket. Ombak besar bergulung menghempas ke Pantai Padang, Sumatera Barat, Minggu (9/8/2020).

Jakarta - Semoga tidak ada korban, Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat pesisir waspada potensi gelombang tinggi hingga enam meter di beberapa wilayah perairan pada dua hari ke depan atau pada 5-6 Maret 2023.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim, BMKG, Eko Prasetyo di Jakarta, Sabtu.

Ia mengemukakan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari utara-timur dengan kecepatan angin berkisar 5-30 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari barat daya-barat laut dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, perairan Kep. Anambas-Kep. Natuna, Laut Natuna, Laut Flores, perairan Kep. Sermata-Kep. Tanimbar, perairan Kep. Kai-Kep. Aru, dan Laut Arafuru," katanya.

Kondisi itu, kata Eko Prasetyo, menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di Selat Malaka bagian utara, perairan utara Sabang, perairan barat Aceh-Kep. Mentawai, perairan Bengkulu-barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten-Sumbawa, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, perairan selatan P. Sumba, perairan P. Sawu-Kupang-P. Rotte, Laut Sawu, Selat Sumba bagian barat, Samudra Hindia Selatan Banten-NTT.

Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di perairan timur Kep. Lingga, Selat Karimata, perairan utara Bangka Belitung, Laut Jawa, perairan utara Jawa Barat-Jawa Timur, perairan selatan Kalimantan, Selat Makassar bagian selatan, perairan barat Sulawesi Selatan, perairan Kep. Sabalana-Kep. Selayar, perairan selatan Baubau-Wakatobi, Laut Flores, perairan utara Flores.

Kemudian, perairan Kep. Sangihe-selatan Kep. Talaud, perairan Kep. Sitaro-Bitung-Likupang, Laut Maluku, perairan utara Kep. Sula, perairan Halmahera, Laut Halmahera, perairan P. Buru-P. Ambon-P. Seram, Laut Seram, Laut Banda, perairan Kep. Sermata-Kep. Tanimbar, perairan Kep. Kai-Kep. Aru, perairan Fakfak-Kaimana-Amamapare Laut Arafuru bagian barat, perairan utara Papua Barat-Papua, Teluk Cendrawasih, Samudra Pasifik Utara Papua Barat-Papua.

Untuk gelombang di kisaran lebih tinggi 2,5-4 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Kep. Anambas-Kep. Natuna, Laut Natuna, perairan timur Kep. Bintan, perairan utara Kep. Talaud, Samudra Pasifik Utara Halmahera, Laut Arafuru bagian tengah dan timur.

Sementara untuk gelombang di kisaran lebih tinggi 4-6 meter berpeluang terjadi di Laut Natuna utara, perairan utara Kep. Anambas-Kep. Natuna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.