Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekda Jabar: 2025 Tanpa Kasus Stunting Baru, Demi SDM Unggul dan Kompetitif

📅 Jumat, 22 Agu 2025, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekda Jabar: 2025 Tanpa Kasus Stunting Baru, Demi SDM Unggul dan Kompetitif Doc: Antara Foto
Ket. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman di Kompleks Gedung Sate Bandung

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan target pada tahun 2025 ini tidak ada lagi kasus stunting baru (zero new stunting) sebagai upaya percepatan pembangunan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman menegaskan target tersebut akan dieksekusi lewat langkah konkret dan terintegrasi yang dilakukan di 27 kabupaten/kota Jawa Barat.

"Target kita jelas, tidak boleh ada lagi kasus stunting baru di Jawa Barat. Ini akan kita eksekusi melalui langkah konkret dan terintegrasi," kata Herman di Bandung, Kamis.

Herman menjelaskan, intervensi harus dilakukan secara menyeluruh, baik pada masa pra-lahir maupun pascakelahiran.

Untuk ibu hamil, Pemprov Jabar menekankan pentingnya pemeriksaan kehamilan rutin minimal enam kali, konsumsi tablet tambah darah, serta pemenuhan gizi, terutama protein hewani.

Setelah kelahiran, fokus diarahkan pada pemenuhan hak tumbuh kembang bayi dan balita, melalui pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama, dilanjutkan dengan ASI hingga usia dua tahun dan makanan pendamping yang bergizi.

"Pemenuhan gizi dan pola asuh yang baik adalah kunci utama pencegahan stunting. Ini adalah tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat," ujarnya.

Target nol kasus baru stunting ini juga, kata Herman, diungkapkan dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) lintas sektor bersama perwakilan dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat di Gedung Sate, Bandung, Rabu (20/8).

Sebaiknya Anda baca juga:

Rakor TPPS itu sendiri, lanjut Herman, menjadi ajang konsolidasi lintas sektor dalam memperkuat sinergi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk menurunkan prevalensi stunting di Jawa Barat, yang masih menjadi tantangan serius di beberapa wilayah.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga, tambah dia, siap memperkuat peran kader posyandu, tenaga kesehatan, serta optimalisasi program intervensi spesifik dan sensitif di tingkat daerah.

"Dengan kerja sama semua pihak, Insyaallah target zero new stunting bisa kita wujudkan demi masa depan anak-anak Jawa Barat yang lebih sehat dan cerdas," kata Herman menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.