Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekda Doddy San Ismail: Usulan Perbaikan Infrastruktur Sudah Disampaikan ke Pusat

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 19:15 WIB | Oleh:
Sekda Doddy San Ismail: Usulan Perbaikan Infrastruktur Sudah Disampaikan ke Pusat Doc: Antara Foto
Ket. Sejumlah warga melintasi jalan yang tertimbun material longsor di Tinggam Sinuruik Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mengusulkan perbaikan kerusakan infrastruktur akibat bencana alam ke pemerintah pusat.

"Usulan perbaikan telah kita sampaikan ke pemerintah pusat melalui Pemprov Sumbar," kata Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail di Simpang Empat, Selasa.

Menurut dia infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat bencana alam pada akhir November 2025 yakni sektor jalan, jembatan, gedung, irigasi, pengaman pantai, serta infrastruktur air minum atau air bersih.

"Kerugian infrastruktur akibat bencana alam sebesar Rp197.120.000.000 dengan estimasi kebutuhan anggaran penanganan sebesar Rp571.305.000.000," sebutnya.

Adapun jenis kerusakan itu yakni jalan amblas dua titik di Pamatang Panjang Kecamatan Parit Koto Balingka, di Ranah Koto Tinggi Parit Koto Balingka, jalan di Batahan Tengah Kecamatan Ranah Batahan, Batahan Barat Kecamatan Ranah Batahan, dan di jalan Kajai Kecamatan Talamau.

Lalu di jalan Talu Kecamatan Talamau, Katiagan Mandiangin Kecamatan Kinali, jalan di Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas, Aek Nabirong Kecamatan Parit Koto Balingka, dan Sinuruik Kecamatan Talamau.

Untuk jembatan ada 13 titik yakni di Ranah Koto Tinggi Kecamatan Parit Koto Balingka, di Batahan Tengah Kecamatan Ranah Batahan, di Talu Kecamatan Talamau, Sikabau Kecamatan Parit Koto Balingka, Koto Gadang Jaya Kecamatan Kinali, Kanai Kecamatan Talamau, dua Maligi Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, dan Sasak Kecamatan Sasak Ranah Pasisia.

Kemudian di Situak Kecamatan Lembah Melintang, Sikaping Kecamatan Ranah Batahan, Kajai Kecamatan Talamau, dan di Paraman Ampalu Kecamatan Gunung Tuleh.

Untuk kerusakan gedung ada dua titik yakni ruang kelas dan toilet SDN 14 Kecamatan Ranah Batahan dan pagar pembatas kantor wali nagari dan irigasi Desa Baru di Kecamatan Ranah Batahan.

Kerusakan irigasi ada di 23 titik, pengaman pantai ada di 14 titik dan delapan infrastruktur air minum atau air bersih mengalami kerusakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

53 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.