Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sejarah 17 Maret: Peringatan Hari Perawat Nasional dan Lahirnya PPNI

📅 Jumat, 17 Mar 2023, 17:32 WIB | Oleh:
Sejarah 17 Maret: Peringatan Hari Perawat Nasional dan Lahirnya PPNI Doc: Freepik
Ket. Ilustrasi.

Tanggal 17 Maret setiap tahunnya diperingati bangsa Indonesia sebagai Hari Perawat Nasional untuk mengapresiasi peran perawat di Tanah Air. Tapi, tahukah Anda bahwa peringatan Hari Perawat Nasional tak lepas dari pendirian Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) pada 17 Maret 1974 silam?

Melansir laman resmi PPNI, organisasi keperawatan itu dicetuskan dengan alasan bahwa tenaga keperawatan harus berada di bawah organisasi profesi.

Sejarah keperawatan di Indonesia sendiri telah dimulai sejak masa kolonial Belanda seiring berdirinya sejumlah rumah sakit, seperti Residen Vpabst yang berdiri pada 1819 di Batavia. Menurut catatan sejarah, rumah sakit itu sempat berganti nama sebelum akhirnya dikenal sebagai RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Cikini, Jakarta.

Sejak saat itu, perawat di Indonesia sebenarnya sudah memiliki perkumpulan-perkumpulan sebagai wadah organisasi perawat serta sebagai wadah bagi mereka untuk menjalankan pergerakan dalam menentukan martabat profesi perawat.

Ketika itu terdapat beberapa organisasi diantaranya; Perkumpulan Kaum Verpleger fster Indonesia (PKVI), Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI), Persatuan Perawat Indonesia (PPI), Ikatan Perawat Indonesia (IPI).

Organisasi-organisasi perawat ini lantas mengadakan pertemuan yang diantaranya dihadiri oleh IPI, PPI dam PDKI. Pertemuan yang dipimpin Maskoed Soerjasumantri itu akhirnya sepakat untuk melakukan fusi organisasi dan menyatukan diri dalam satu wadah organisasi yang saat itu masih bernama Persatuan Perawat Nasional.

Sejak saat itu, tanggal 17 Maret 1974 disetujui dan dilakukan pernyataan bersama terbentuknya Persatuan Perawat Nasional Indonesia, serta membentuk suatu kepanitiaan untuk mempersiapkan Kongres Pertama yang dilangsungkan pada tahun 1976. Kini, PPNI bertanggung jawab untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat dan profesi.

Tema Hari Perawat Nasional 2023

Tahun ini, Hari Perawat Nasional mengusung tema "Gapai Sejahtera dengan Profesionalisme". Melalui tema ini, diharapkan para perawat dapat senantiasa menjaga profesionalitas mereka.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyampaikan ucapan selamat Hari Perawat Nasional. Melalui akun media sosial Instagram, Jokowi menyebut perawat tidak hanya datang untuk menyapa pasiennya, tapi selalu memberikan pelayanan secara profesional.

"Mereka tidak datang sekedar memberi senyum yang tulus, sikap sabar, atau menularkan semangat. Mereka hadir memberi pelayanan profesional yang membangunkan harapan," kata Jokowi pada Jumat (17/3).

Menurut Jokowi, kehadiran perawat di Indonesia telah memberikan dampak positif bagi siapa saja yang membutuhkan.

"Para perawat Indonesia telah membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik bagi setiap orang yang membutuhkan," tutur Jokowi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.