Satu Korban Longsor di Mekar Rahayu Akhirnya Berhasil Dievakuasi Tim SAR, Kondisi Meninggal Dunia
📅 Kamis, 09 Apr 2026, 19:32 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Ilham Nugraha
SUMEDANG, JAWA BARAT - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil mengevakuasi satu korban yang tertimbun longsor di Desa Mekar Rahayu, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada hari kedua operasi pencarian.
Komandan Rescue SAR Bandung Idham Pratama di Sumedang, Kamis (9/4), mengatakan korban berhasil ditemukan dan dievakuasi pada pukul 14.39 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
“Alhamdulillah, tadi proses evakuasi korban, satu orang korban telah berhasil kita evakuasi bersama. Tepatnya pada pukul 14.39 WIB, kemudian sudah diserahterimakan kepada keluarga korban,” ujarnya.
Ia menyebut bahwa operasi SAR hari kedua di lokasi longsor dihentikan dan ditutup setelah korban berhasil ditemukan di titik terakhir berdasar keterangan saksi dari pihak keluarga.
Idham juga menjelaskan tim SAR gabungan menghadapi sejumlah kendala selama proses pencarian, antara lain material longsoran, kondisi cuaca yang tidak menentu, serta keterbatasan peralatan di lapangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Keterbatasan alat karena memakai manual ini menjadi kendala, alat berat tidak bisa masuk. Selain itu faktor material longsoran dan kondisi cuaca jadi hambatan," ujar Idham Pratama.
Sementara itu Kapolsek Sumedang Selatan AKP Sukardi menyampaikan bahwa setelah korban ditemukan pihaknya langsung berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk proses penanganan lebih lanjut.
“Setelah jenazah ditemukan, kami laporkan kepada pimpinan untuk tindak lanjut penanganan. Selanjutnya akan dilakukan identifikasi luar tanpa otopsi, dengan pertimbangan pihak keluarga tidak berkenan,” ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menambahkan proses identifikasi tersebut telah dikomunikasikan kepada keluarga korban dan telah mendapatkan persetujuan. Keluarga pun bersedia menunggu proses identifikasi selesai sebelum penanganan lebih lanjut dilakukan.
Lanjutkan Pencarian
Sebelumnya diberitakan Tim Search and Rescue (SAR) gabungan melanjutkan pencarian satu korban longsor di Desa Mekar Rahayu, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada hari kedua operasi, Kamis.
Komandan Rescue Kantor SAR Bandung, Idham Pratama, di Sumedang, Kamis (9/4), mengatakan pencarian hari ini difokuskan menggunakan alat manual karena akses yang tidak bisa dijangkau alat berat.
"Kendala hari ini, peralatan yang digunakan masih manual, tidak bisa memakai alat berat, dan kemungkinan adanya longsor susulan. Namun kami tetap bekerja dengan memperhatikan keselamatan," ujarnya.
Dirinya menambahkan bahwa sebanyak tujuh personel Basarnas diterjunkan ke lokasi dan bergabung dengan aparat setempat serta puluhan relawan yang melakukan pencarian.
Ia menyebut pihaknya kini fokus memodifikasi aliran air yang berada di atas lokasi longsor guna memastikan keselamatan tim gabungan di area kerja pencarian.
"Sebelum bekerja, kami pastikan area kerja aman, termasuk aliran air yang sudah dimodifikasi agar tidak mengganggu proses pencarian," katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyampaikan bahwa seluruh unsur SAR gabungan berupaya maksimal dalam proses pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi antarinstansi terus diperkuat guna mempercepat proses pencarian korban.
“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait, termasuk BPBD dan potensi SAR di lapangan, agar proses pencarian dapat berjalan efektif dan korban dapat segera ditemukan,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Mekar Rahayu, Asep Suherman, menjelaskan kronologi longsor yang membuat korban tertimbun hingga saat ini.
Menurut Asep, air datang dengan cepat sehingga membawa material tanah dan bambu ke rumah korban dan menimbun korban yang merupakan satu dari empat penghuni rumah pada malam Rabu (8/4). Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!