Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satpol PP DKI Jakarta Minta Maaf atas Insiden Aksi di DPR, Janji Utamakan Pendekatan Dialogis

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 14:45 WIB | Oleh:
Satpol PP DKI Jakarta Minta Maaf atas Insiden Aksi di DPR, Janji Utamakan Pendekatan Dialogis Doc: Istimewa

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kegaduhan yang terjadi dalam aksi penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI di depan Pintu Gerbang Pancasila, kompleks Gedung DPR/MPR RI pada Rabu (9/4) sore.

Melalui siaran pers yang dirilis pada Kamis (10/4), Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menegaskan bahwa pihaknya akan lebih mengedepankan pendekatan dialogis dalam menangani aksi demonstrasi di masa mendatang. Permintaan maaf itu disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab atas situasi yang sempat memanas di lokasi aksi.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang terjadi dalam aksi di DPR pada Rabu sore. Kami akan lebih mengedepankan dialog untuk menangani situasi serupa," ujar Satriadi dalam keterangan resminya.

Ia menyatakan bahwa Satpol PP terus berbenah dan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan aksi unjuk rasa, khususnya dalam hal menjaga keseimbangan antara kebebasan menyampaikan pendapat dan ketertiban umum.

Satriadi menambahkan bahwa pendekatan humanis dan komunikatif akan menjadi standar baru dalam setiap bentuk pengamanan aksi massa di wilayah DKI Jakarta. Langkah ini diambil agar potensi gesekan antara aparat dan massa aksi dapat diminimalisir tanpa mengurangi ruang demokrasi yang dijamin oleh undang-undang.

"Pendekatan humanis dan komunikatif akan kami jadikan standar dalam setiap pengamanan. Kami ingin memastikan bahwa hak menyampaikan pendapat di muka umum tetap terjaga, sejalan dengan ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat luas," tambahnya.

Satpol PP juga menyatakan akan meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian, pemangku kebijakan, dan elemen masyarakat sipil, guna membangun pola pengamanan yang inklusif dan proaktif dalam mengelola kerumunan massa.

Langkah ini diapresiasi oleh sejumlah pihak sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi, terutama di tengah meningkatnya intensitas aksi massa di ibu kota.

Dengan pernyataan ini, Satpol PP DKI Jakarta berharap ke depannya pelaksanaan aksi unjuk rasa dapat berjalan lebih tertib dan damai, serta mampu menciptakan ruang aspirasi yang aman bagi seluruh warga negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

46 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.