Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satgas Damai Cartenz Tangkap Meno Heluka, Pelaku Penembakan Prajurit TNI

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 07:00 WIB | Oleh:
Satgas Damai Cartenz Tangkap Meno Heluka, Pelaku Penembakan Prajurit TNI Doc: Antara Foto
Ket. Tim Penegakan Hukum Satgas Damai Cartenz saat melakukan penangkapan terhadap anggota KKB Meno Heluka di Dekai, Senin (23/2/2026)

Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Meno Heluka yang terlibat penembakan terhadap prajurit TNI hingga mengakibatkan korban Sersan Kepala Segar Mulyana meninggal dunia pada 16 Juni 2025.

Kepala Satgas Humas Damai Cartenz Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo dihubungi di Jayapura, Papua, Selasa, mengatakan Meno Heluka ditangkap di kawasan Pasar Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Senin (23/2), setelah selama dua hari terpantau berada di sekitar Terminal 88 dan diduga hendak bergeser menuju wilayah Korowai.

Setelah memastikan keberadaan anggota KKB itu, Tim Penegakan Hukum Unit Yahukimo menangkap dan membawanya ke Mapolres Yahukimo di Dekai untuk menjalani pemeriksaan.​​​​​​​

Meno Heluka merupakan salah satu anggota inti dari kelompok Kopitua Heluka, yang bersama kelompoknya aktif melakukan aksi kekerasan bersenjata di wilayah pegunungan Papua.

Sebelum menangkap Meno, kata Yusuf, tim melakukan monitoring dan pendalaman terhadap pergerakan yang bersangkutan dan setelah dipastikan keberadaannya, langsung dilakukan penangkapan.

Dari pemeriksaan awal, Meno Heluka diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap Serka Segar Mulyana tanggal 16 Juni 2025 hingga korban yang bertugas di Kodim 1715/Yahukimo meninggal dunia.

Serka Segar Mulyana merupakan prajurit TNI AD yang bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah Yahukimo, dengan tanggung jawab melaksanakan pembinaan teritorial serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Insiden terjadi saat korban sedang menjalankan tugas negara dalam rangka mendukung stabilitas keamanan di daerah yang tergolong rawan gangguan bersenjata," kata Yusuf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

47 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.