Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

SAR Karanganyar Imbau Pemula Pahami Medan Gunung Sebelum Mendaki

📅 Senin, 26 Jun 2023, 22:58 WIB | Oleh:
SAR Karanganyar Imbau Pemula Pahami Medan Gunung Sebelum Mendaki Doc: ANTARA/HO-SAR Kabupaten Karanganyar
Ket. Petugas sedang mengevakuasi mahasiswi Universitas Diponegoro di Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Minggu (25/6/2023) malam.

KARANGANYAR -- SAR Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, mengimbau kepada para pendaki pemula memahami medan gunung sebelum mendaki guna meminimalisasi risiko di tengah jalan.

"Paling tidak baca riwayat gunung, medan, dan cerita gunung tersebut, dari referensi teman," kata Komandan Markas SAR Karanganyar Arif Sukro Yunianto di Karanganyar, Senin.

Ia mengatakan dengan langkah antisipasi tersebut terutama untuk pendaki pemula agar mempersiapkan diri secara matang. Selain itupendaki juga harus berterus terang terkait riwayat penyakit yang diderita.

"Sebetulnya sudah disiapkan aturan yang berlaku, termasuk mencantumkan surat keterangan sehat karena kan pendaki tidak tahu kondisi gunung bagaimana. Jadi dari diri pribadi dulu, riwayat penyakit, kalau kambuh kan punya obat," katanya.

Terkait hal itu, kata dia, ketua tim juga harus paham kondisi kesehatan masing-masing anggotasehingga bisa dilakukan langkah antisipasi.

"Kalau kedinginan bisa balik kebasecamp. Banyak yang nekat ke puncak tanpa melihat kondisi masing-masing," katanya.

Kasus meninggalnya mahasiswi Universitas Diponegoro Anindita Syafa Nabila Rizky, menurut dia, sudah beberapa kali terjadi. "Ini sudah sering terjadi di beberapa gunung, termasuk Gunung Lawu," katanya.

Terkait dengan kasus Anindita, lanjut dia, sempat ada klarifikasi dari pihak keluarga bahwa yang bersangkutan memiliki penyakit asam lambung. "Saat itu pas kumat dan ditambah hipotermia. Jadi penting untuk cek dulu apakah anggota dalam kondisi sehat atau tidak," katanya.

Ia mengatakan bagi para pendaki, saat berangkat naik gunung memang menjadi momen yang menyenangkan. Meski demikiantidak satupun pendaki tahu kondisi gunung yang akan terjadi ke depan.

"Kondisi bisa berubah sewaktu-waktu. Jadi kalau tidak sehat jangan dipaksakan," katanya.

SebelumnyaAnindita yang ditemukan meninggal dunia di Pos 4 Gupakan Menjangan jalur pendakian cetho Gunung Lawu, Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (25/6) siang.

Arif mengatakan kronologi kejadian itu berawal saat pos pendakian Jalur Cetho menerima informasi adanyasurvivoryang tidak sadarkan diri di Pos 4 Gupakan Menjangan.

"Setelah mendapatkan informasi itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) dari relawan langsung menuju ke lokasi untuk melakukan pengecekan kondisisurvivor. Sekitar pukul 13.00 WIB, Yim TRC mengabarkan bahwa kondisisurvivortidak tertolong dan langsung melakukan evakuasi," kata Arif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.