Sangat Mengerikan! Jaksa AS Temukan Kasus Penyelundupan Ratusan Migran di Tangki Air dan Koper
📅 Rabu, 14 Sep 2022, 13:00 WIB | Oleh: Mafani Fidesya
Doc: Reuters
Pihak berwenang Amerika Serikat (AS) meluncurkan dakwaan pada hari Selasa atas operasi penyelundupan manusia yang menguntungkan yang diduga termasuk memindahkan migran dalam koper dan tangki air dari perbatasan Amerika Serikat -Meksiko, ketika pemerintahan Presiden Amerika Serikat Joe Biden menindak kelompok-kelompok yang memicu rekor jumlah penyeberangan perbatasan.
Delapan orang, sebagian besar warga negara Amerika Serikat, didakwa atas peran mereka dalam menyelundupkan ratusan orang, beberapa disembunyikan di peti kayu di trailer-traktor dengan sedikit ventilasi, menurut pejabat Amerika Serikat dan dokumen pengadilan terkait. Enam rekan konspirator lainnya disebutkan dalam catatan pengadilan.
Dakwaan tersebut merupakan bagian dari upaya yang lebih luas oleh pemerintahan Presiden Amerika Serikat Joe Biden untuk mengganggu jaringan penyelundupan ketika penangkapan di perbatasan mendekati 2 juta tahun fiskal ini, yang dimulai pada bulan Oktober yang lalu.
Jaksa Amerika Serikat mengidentifikasi Erminia Serrano Piedra, seorang warga yang berasal dari Texas berusia 31 tahun yang dikenal sebagai "Boss Lady," sebagai pemimpin operasi, yang menurut mereka menghasilkan setidaknya jutaan dolar.
Serrano Piedra menyetor lebih dari $ 1,3 juta di dua rekening bank antara Desember 2017 dan Agustus 2021, tetapi hanya melaporkan $ 120.000 ke lembaga keuangan, jaksa menuduh dalam mosi praperadilan yang dibuka pada hari Selasa. Tidak ada pengacara untuk Serrano Piedra yang terdaftar dalam database catatan pengadilan Amerika Serikat.
Pada konferensi pers di Washington pada hari Selasa, pejabat Amerika Serikat dengan Departemen Kehakiman dan Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) mengatakan para penyelundup yang diduga tidak peduli dengan kehidupan manusia dan hanya peduli dengan keuntungan.
"Mereka semakin terkait dengan kartel dan semakin banyak bukti pelecehan, eksploitasi dan kekerasan yang mereka lakukan terhadap migran," kata John Tien, wakil sekretaris DHS.
Wakil sekretaris Departemen Kehakiman dan Departemen Keamanan Dalam Negeri, John Tien mengatakan penyelundupan manusia ini dinilai sudah terlalu lama mereka bertindak dengan impunitas.
Pada bulan Juni, sebanyak 53 orang migran telah dinyatakan tewas setelah mereka terjebak di trailer traktor yang panas di San Antonio selama upaya penyelundupan yang gagal. Empat pria, termasuk yang diduga sopir, telah didakwa dalam insiden itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!