Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sangat Aspiratif, Kemensos Usulkan Anggaran Rp3,2 Triliun untuk Bantu Anak Yatim Piatu

📅 Kamis, 26 Agu 2021, 08:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sangat Aspiratif, Kemensos Usulkan Anggaran Rp3,2 Triliun untuk Bantu Anak Yatim Piatu Doc: ANTARA/Asep Fathulrahman
Ket. Arsip Foto. Menteri Sosial Tri Rismaharini (kiri) didampingi Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto (kanan) menyerahkan bantuan untuk anak yatim di Kampung Sindangsari, Serang, Banten, Jumat (13/8/2021).

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) mengusulkan penganggaran dana Rp3, 2 triliun untuk membantu anak-anak yatim piatu, termasuk anak-anak yang kehilangan orang tua akibat pandemi COVID-19.

Dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Rabu, Menteri Sosial Tri Rismaharinimengatakan bahwa penyediaan dana untuk membantu anak-anak yatim piatu bisa dilakukan dengan mengalihkan alokasi anggaran Kementerian Sosial yang ditujukan untuk pembangunan fisik.

"Anggaran Rp3,2 triliun untuk anak yatim, yang awalnya untuk bangun-bangun, kita revisi," kataRisma.

Ia memaparkan bahwa ada 15.000 sampai 16.000 anak yang kehilangan salah satu atau kedua orang tua akibatCOVID-19 serta 4.043.622 anak yatim, piatu, dan yatim piatu yang berada di bawah binaan Lembaga Kesejahteraan Sosial dan dalam pengasuhan keluarga tidak mampu.

Kementerian Sosial, menurut dia, berencana memberikan bantuan selama empat bulan kepada anak-anak yang kehilangan orang tua akibat COVID-19 dengan nilai bantuan Rp300 ribu per bulan bagi anak yang belum sekolah dan Rp200 ribu per bulan bagi anak yang sudah sekolah.

Bantuan untuk anak-anak yang kehilangan orang tua akibat COVID-19 ditargetkan mencakup6.000 anak yang belum sekolah dan 14.000 anak yang sudah sekolah.

Kementerian Sosial juga akan memberikan bantuan selama empat bulan kepada anak-anak binaan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dengan nilai bantuanRp300 ribu per bulan bagi anak yang belum sekolah dan Rp200 ribu per bulan bagi anak yang sudah sekolah.

Bantuan untuk anak-anak binaan LKSAditargetkan mencakup4.000 anak yang belum sekolah dan 41.000 anak yang sudah sekolah.

"Dampak pandemi COVID-19 ini berat untuk yayasan, makanya kita masukkan yang di LKSA karena yang menyumbang sekarang menurun," kata Risma.

Menteri Sosial mengatakan bahwa pemerintah juga akan memberikan bantuan kepada anak yatim piatu yang diasuh oleh keluarga tidak mampu, yang jumlahnya tercatat 3.978.622 anak.

Kementerian Sosial akan memberikan bantuan senilai Rp200 ribu per bulan selama empat bulan bagi anak-anak yatim piatu yang berada dalam pengasuhan keluarga tidak mampu.

Menteri Sosial mengatakan bahwa kementerian menantikan data anak yatim, piatu, dan yatim piatu yang layak menerima bantuan dari pemerintah daerah.

Dia juga meminta Komisi VIII DPR RI mendukung pengalokasian dan realisasi anggaran untuk membantu anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Luar Negeri
Tantangan Berat Menanti War...
Nasional
Prabowo Lantik Sarmuji jadi...
Advertisement
Presiden Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet Besar-besaran

Presiden Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet Besar-besaran

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.