Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional
Minggu, 25 Okt 2026, 20:20 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-PT PAL
SURABAYA - PT PAL Indonesia (Persero) memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional setelah inovasi Kapal Selam Otonom Tanpa Awak (KSOT) dan Torpedo Piranha meraih penghargaan ASEAN Outstanding Engineering Achievement Project dalam konferensi insinyur tingkat ASEAN di Bandung, Jawa Barat.
“Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kemampuan dan dedikasi insinyur PT PAL dalam mengembangkan teknologi pertahanan melalui rekayasa yang dilakukan secara mandiri,” kata Chief Finance and Human Resources Officer PT PAL Indonesia Pramusti Indrascaryo dalam keterangan di Surabaya, Minggu (25/10).
Penghargaan yang diberikan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dalam rangkaian 44th Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO 44) tersebut menjadi apresiasi atas kemampuan insinyur Indonesia dalam merancang dan mengembangkan teknologi strategis di dalam negeri.
Pramusti mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat penguasaan teknologi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, dan menghasilkan inovasi yang mendukung kemandirian industri pertahanan Indonesia.
Kedua produk tersebut dirancang oleh insinyur Indonesia dan dikembangkan melalui kemampuan rekayasa serta manufaktur PT PAL di dalam negeri, dengan KSOT memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) lebih dari 50 persen.
Pengembangan teknologi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas industri nasional agar tidak hanya mengandalkan pengadaan produk pertahanan, tetapi juga meningkatkan kemampuan desain, rekayasa, dan produksi secara mandiri.
Untuk menjaga keberlanjutan inovasi, PT PAL pun memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi, antara lain Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Hasanuddin, melalui program magang mahasiswa, pendidikan lanjut bagi karyawan, serta riset dan pengembangan teknologi.
Sinergi antara industri dan perguruan tinggi tersebut diharapkan dapat menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri maritim dan pertahanan, sekaligus memperkuat ekosistem riset dan inovasi nasional.
PT PAL berharap pengembangan KSOT dan Torpedo Piranha dapat menjadi bagian dari transformasi industri pertahanan nasional untuk meningkatkan penguasaan teknologi dalam negeri dan memperkuat kemampuan Indonesia memenuhi kebutuhan pertahanannya secara berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!