DPR Minta Kapolri Terus Gas Pol Berantas Narkoba dan Bongkar Jaringan Bandar Besar
Senin, 26 Okt 2026, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mempertahankan langkah agresif dalam memberantas peredaran narkoba dan mengungkap jaringan yang terlibat hingga ke bandar besar.
Habiburokhman menilai langkah Kapolri yang turun langsung ke lapangan dalam sejumlah operasi pemberantasan narkoba menunjukkan keseriusan kepolisian dalam memerangi kejahatan tersebut. Ia pun menyampaikan apresiasi atas berbagai pengungkapan kasus narkoba yang dilakukan jajaran Polri.
"Kami meminta Polri terus mempertahankan ritme 'gas pol' ini, menyikat habis seluruh jaringan hingga ke akar-akarnya dan para bandar besarnya," kata Habiburokhman dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (25/10).
Menurut dia, penindakan terhadap jaringan narkoba tidak semata-mata berkaitan dengan penegakan hukum dan penangkapan pelaku kejahatan, tetapi juga merupakan upaya melindungi masyarakat dari dampak penyalahgunaan narkoba.
Ia mengatakan pemberantasan narkoba menjadi bagian dari misi kemanusiaan karena berkaitan dengan keselamatan masyarakat, khususnya generasi muda yang rentan terdampak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Habiburokhman menilai langkah Polri dalam mengungkap jaringan narkoba telah menyasar berbagai mata rantai, mulai dari produksi hingga peredaran. Sejumlah upaya yang disorot antara lain pengungkapan pabrik narkoba di Pidie, Aceh, pembongkaran pabrik produksi tramadol ilegal yang beroperasi lintas provinsi, serta penggerebekan lokasi peredaran narkoba di sejumlah kawasan yang dikenal sebagai kampung narkoba.
Menurut dia, operasi tersebut menunjukkan pentingnya penindakan yang tidak hanya menyasar pengguna atau pelaku di lapangan, tetapi juga mengungkap jaringan yang berada di balik produksi dan distribusi narkoba.
Ia menambahkan, keterlibatan langsung Kapolri dalam memimpin operasi besar dapat menjadi dorongan bagi jajaran kepolisian di daerah untuk meningkatkan intensitas penindakan. Dengan demikian, upaya pemberantasan narkoba diharapkan berjalan lebih terkoordinasi dan menjangkau jaringan yang selama ini beroperasi di berbagai wilayah.
"Langkah ini juga otomatis membakar semangat seluruh jajaran kepolisian di daerah untuk bergerak dengan frekuensi dan kecepatan yang sama," katanya.
Habiburokhman berharap konsistensi penegakan hukum dapat memastikan pemberantasan narkoba dilakukan secara menyeluruh, termasuk dengan mengungkap bandar besar dan memutus jaringan distribusinya.
Ia menekankan bahwa upaya tersebut perlu terus dilanjutkan agar peredaran narkoba tidak semakin meluas dan masyarakat, terutama generasi muda, memperoleh perlindungan yang lebih kuat dari ancaman narkotika.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!