Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab dan DPRD Gowa Dipastikan Tanpa APBD Perubahan 2026

26 Senin, 26 Okt 2026, 00:35 WIB | Oleh:
Pemkab dan DPRD Gowa Dipastikan Tanpa APBD Perubahan 2026 Pemkab dan DPRD Gowa Dipastikan Tanpa APBD Perubahan 2026 Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Gowa.
Ket. Plt Bupati Kabupaten Gowa Darmawangsyah Muin.

GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama DPRD memastikan tidak ada pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan tahun anggaran 2026 karena telah melewati batas akhir 30 September 2026 akibat polemik pemerintahan yang berkepanjangan di daerah setempat.

"Tidak ada pembahasan untuk anggaran perubahan APBD 2026," ujar Pelaksana tugas Bupati Gowa Darmawnasyah Muin merespons hal tersebut di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (25/10).

Pembahasan RAPBD Perubahan 2026 sekiranya dibahas pada Juli - Agustus tahun ini, namun tidak terlaksana. Alasannya, karena adanya proses panjang pelaksanaan sidang hak angket yang dilaksanakan DPRD Gowa melalui Hak Menyatakan Pendapat yang berujung pada perkara pemakzulan Bupati Husniah Talenrang.

Dalam perkara itu, sejumlah pejabat utama Pemkab Gowa seperti Sekretaris Daerah serta pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) strategi turut dinonaktifkan oleh bupati. Dampaknya, pembahasan APBD tidak berjalan dan akhirnya tidak dibahas sampai batas akhir 30 September 2026.

Selain itu, juga kondisi keuangan maupun penganggaran di kabupaten ini terkendala, termasuk pada sistem administrasi pemerintahan, sehingga serapan anggaran APBD Pokok 2026 pada sejumlah program strategis menjadi terhambat.

"Dengan adanya penonaktifan pejabat utama dan OPD strategis di lingkup Pemkab Gowa, otomatis sistem keuangan maupun penggagarannya lumpuh atau tidak bisa jalan," tutur pria disapa akrab Wawan ini.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya mencari jalan keluar mengatasi persoalan ini, yakni berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Otda) untuk membahas langkah apa yang dilakukan jika melewatkan pembahasan RAPBD Perubahan tahun ini.

"Solusi yang diberikan oleh Pak Dirjen dan Pak Direktur Perimbangan Keuangan Daerah untuk membuat matriks. Kita diarahkan membuat matriks terhadap kebutuhan prioritas," tutur mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel ini.

Sejauh ini, ia sedang memetakan sejumlah kebutuhan prioritas dan program strategis dalam masa transisi pemerintahannya. Hal pertama, menghitung utang pihak ketiga yang dinilai cukup besar dari 2025-2026 agar bisa diselesaikan.

Kedua, pergeseran anggaran untuk menangani kebutuhan masyarakat yang dianggap penting. Ketiga, soal infrastruktur yang terhambat seperti perbaikan kantor dinas maupun berhubungan pembangunan bangunan, dimungkinkan digeser penyelesaiannya pada tahun anggaran berikutnya atau tahun 2027.

"Tetapi untuk infrastruktur jalan kita pastikan maksimal dan akan terus jalan. Jelas, kita jalankan semua dan beberapa kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, kita pastikan itu jalan, meskipun tidak ada anggaran perubahan," papar Wawan.

Sebelumnya, pada September 2026, Husniah Talenrang saat masih menjabat Bupati Gowa belum memasukkan draf Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS)

Untuk pembahasan bersama DPRD Gowa terkait perencanaan keuangan daerah sebagai pedoman penyusunan RAPBD Perubahan.

Dampaknya, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun anggaran 2025 senilai Rp230,2 miliar tidak dapat digunakan. Jika dipresentasekan dari jumlah pendapatan APBD Pokok Gowa tahun anggaran 2026 sebesar Rp1,88 triliun, angka SiLPA ini sekira 12,23 persen dan itu harus dipertanggungjawabkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Megapolitan
Izin Pembangunan Tempat Ber...
Luar Negeri
Houthi dan Arab Saudi Salin...
Advertisement
Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.