Sajikan Hasil Bumi, Pengunjung Festival Bunga dan Buah Tanah Karo 2025 Capai 80.000 Orang
📅 Minggu, 03 Agu 2025, 13:03 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
MEDAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, Sumatera Utara, mencatat jumlah pengunjung Festival Bunga dan Buah Tanah Karo 2025 mencapai 80.000 orang.
“Pengunjung yang hadir di festival itu sebagian besar dari Karo, selebihnya Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Deli Serdang, maupun Kabupaten Langkat dan daerah lainnya," ujar Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Karo Munarta Ginting di Medan, Minggu (3/8).
Munarta melanjutkan festival tahunan yang diselenggarakan dari 31Juli - 2 Agustus 2025 tersebut, paling ramai pengunjung pada hari pertama yang mencapai sekitar 50.000 orang.
Menurut dia, pengunjung ramai melihat karnaval festival bunga dan buah tersebut karena wisatawan dimanjakan dengan hasil bumi Karo yang dipamerkan dan berbagai kegiatan pertunjukan musik yang dihadiri Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha.
Ajang yang digelar di Open Stage Taman Menjuah Juah Berastagi selama tiga hari itu juga diisi penampilan seni musik, tarian, makan buah gratis dan business matching, berbagai kegiatan lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Tahun ini adanya business matching dan coaching clinik tentang produk hasil pertanian Karo. Jadi pihak eksportir mempertemukan dengan pelaku UMKM untuk bekerja sama," ucap dia.
Munarta menambahkan festival itu menghasilkan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Karo dan pihak eksportir ke depan untuk menampung produk hasil Karo dan mencoba pasar ritel modern.
“Secara keseluruhan diperkirakan perputaran uang selama kegiatan festival bunga dan buah mencapai Rp6 miliar yang melibatkan 110 pelaku UMKM, jadi ada peningkatan perekonomian di wilayah ini," ucap dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan untuk ke depan, Pemkab Karo akan melakukan kerja sama dengan konsulat yang ada di Medan dalam mempromosikan festival tersebut.
Hal ini sebagai peningkatan jumlah wisatawan mancanegara untuk datang ke Karo, selain melihat keindahan alam dan menunjukkan hasil pertanian dan budaya.
Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha sebelumnya mengatakan bahwa sejarah mencatat Kabupaten Karo punya andil besar bagi Indonesia.
Dari sektor pertanian, lanjut dia, Karo berkontribusi besar memasok produk hortikultura, lalu sektor pariwisata yang diperhitungkan dan memiliki catatan sejarah nasional.
“Karo berkontribusi besar untuk Indonesia, pertanian, pariwisata. Juga sejarah, karena di sini Soekarno dan Hatta pernah diasingkan. Nenek moyang Karo membantu sekuat tenaga memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia," kata Giring.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!